Provinsi Sumbar Mencatat Jumlah Kunjungan Wisata Sebelum Pandemi 8,2 Juta Orang, Kini hanya 4,5 Juta

Pandemi Covid-19 membawa dampak buruk dalam banyak hal. Satu di antaranya adalah sektor pariwisata di berbagai daerah.

Dok. Kemenparekraf
Makam Syekh Burhanuddin di Desa Wisata Green Talao Park (GTP) Ulakan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dok. Kemenparekraf 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pandemi Covid-19 membawa dampak buruk dalam banyak hal. Satu di antaranya adalah sektor pariwisata di berbagai daerah.

Salah satu daerah provinsi yang terdampak berat adalah Sumatera Barat atau Sumbar.

Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang terus menurun drastis pascapandemi.

Baca juga: Gelar 26 Kegiatan Wisata pada 2023, Pemkot Pariaman Sumatera Barat Targetkan 1,7 Juta Kunjungan

Provinsi Sumatera Barat mencatat kehilangan sekitar 3,5 juta potensi wisatawan akibat pandemi Covid-19. Situasi pandemi juga disebut membuat angka kunjungan semakin menurun.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Luhur Budianda menyebutkan, sebelum pandemi atau pada 2019, kunjungan ke Sumatera Barat mencapai sekitar 8,2 juta orang, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Namun, lebih dari dua tahun pandemi, angka kunjungan wisatawan anjlok menjadi 4,5 juta orang saja.

"Artinya, kita kehilangan 3,5 juta wisatawan dan ini tentu membuat kita miris serta berupaya agar wisatawan tertarik kembali datang ke Sumatera Barat," kata Luhur di Padang, Rabu (18/1/2023).

Untuk memulihkan angka kunjungan wisatawan, Sumatera Barat sudah menyusun sejumlah agenda pariwisata sepanjang 2023.

Baca juga: Yuk ke Festival Kampung Kuliner Minangkabau, Ada Masakan Legendaris Sumatera Barat


Saat ini, tercatat ada 77 agenda pariwisata, dengan agenda terdekat adalah Festival Cap Go Meh.

"Di awal tahun ini ada Festival Cap Go Meh di Kota Padang yang merupakan puncak perayaan Imlek yang dirayakan oleh etnis Tionghoa di Kota Padang," ucapnya.

"Orang datang ke Sumatera Barat itu karena budaya dan ini yang coba kita kembangkan bersama agar kegiatan budaya yang ada dikemas sedemikian rupa menjadi agenda wisata," kata dia.

Ia meyakini bahwa wisatawan datang ke Sumatera Barat tidak hanya karena alamnya yang indah, tetapi juga adanya acara-acara budaya yang menarik untuk disinggahi.

Luhur berpesan agar agenda yang digelar juga dapat dipromosikan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sumbar Kehilangan 3,5 Juta Potensi Wisatawan akibat Pandemi", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2023/01/19/071400927/sumbar-kehilangan-35-juta-potensi-wisatawan-akibat-pandemi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved