Diprediksi Naik 2 Kali Lipat, Kunjungan Wisatawan ke Kota Malang Saat Libur Natal dan Akhir Tahun

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Malang meningkat, bahkan hingga dua kali lipat

instagram.com/ayshiaap
Suasana Malang Night Paradise (instagram.com/ayshiaap) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, MALANG - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Malang meningkat, bahkan hingga dua kali lipat.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu terlihat dari reservasi hotel-hotel untuk akhir tahun sudah di atas 85 persen.

Hal itu diungkapkan Baihaqi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Jawa Timur, Rabu (21/12/2022).

Baca juga: Jelang Nataru Hotel-hotel di Kota Malang Mulai Banjir Pemesanan, Kondisi Sudah Kembali Normal

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi akhir tahun 2021 lalu, yang rata-rata hotel-hotel di Kota Malang memiliki tingkat okupansi sekitar 40 sampai 50 persen.

"Kalau kondisi Nataru pada tahun 2020 dan 2021 dari 24 Desember sampai 27 Desember atau sampai akhir tahun, untuk wisatawan nusantara yang datang ke Kota Malang sekitar 17.643 orang," terang Baihaqi pada Rabu (21/12/2022).

"Di Natal dan tahun baru 2022 diprediksi meningkat bisa dua kali lipatnya karena bersamaan dengan libur sekolah," imbuhnya.

Baca juga: Wisata Medis di Indonesia Prospektif, Tiga RS di Malang Kolaborasi Kembangkan Medical Tourism 2023

Tidak hanya itu, kunjungan wisatawan selama tahun 2022 saat ini sudah menyentuh angka di atas tujuh juta orang.

Angka tersebut melampaui target kunjungan yang sebanyak enam juta orang. Rata-rata wisatawan yang datang ke Kota Malang didominasi wisatawan domestik dari Jawa Timur.

"Di sekitar luar wilayah Malang Raya seperti Surabaya dan sekitarnya, saat akhir pekan kendaraan dari arah utara, rata-rata dari wilayah yang ke Malang untuk mencari suasana sejuk," kata Baihaqi.


Belum Bisa Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Pihaknya mengakui, belum bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Menurutnya, rata-rata wisman yang berkunjung ke Indonesia saat akhir tahun memilih Bali sebagai daerah tujuan wisata mereka.

"Wisatawan mancanegara banyak menghabiskan waktu akhir tahun di Bali. Pemerintah Kota Malang, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), travel belum bisa menarik dengan penuh, mengurangi hari stay (menginap)-nya di Bali untuk dibawa ke Jatim," ucap Baihaqi.

"Mereka rata-rata menghabiskan waktunya di Bali, mungkin di Kota Malang ada saja," tambahnya.

 

Kampung Tematik di Kota Malang Disiapkan untuk Akhir Tahun

Di sisi lain, wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang bisa menikmati liburan di berbagai kampung tematik yang ada.

Namun, Baihaqi mengakui bahwa belum semua kampung tematik di Kota Malang telah menerima banyak kunjungan wisatawan.

"Dari keseluruhan di Kota Malang ada sekitar 53 kampung tematik, tapi yang benar-benar eksis dan siap, memang ada pergerakan, kurang lebih separuhnya, semua sudah kita beritahukan," kata Baihaqi.

"Memang ini masih dalam tahapan untuk mengoptimalkan, sehingga wisatawan bisa masuk ke kampung-kampung tematik," tambahnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved