Hindari Kecelakaan, Dinas Pariwisata Semarang Akan Mengawasi Wahana Berisiko Tinggi di Objek Wisata

Pengelola objek wisata di berbagai daerah diimbau untuk memeriksa kembali sarana atau wahana yang akan digunakan pengunjung atau wisatawan.

Kompas.com/Dian Ade Permana
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menjajal jet ski di Rawa Pening (Kompas.com/Dian Ade Permana) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, UNGARAN - Pengelola objek wisata di berbagai daerah diimbau untuk memeriksa kembali sarana atau wahana yang akan digunakan pengunjung atau wisatawan.

Pemeriksaan dan pengawasan ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan saat wahana itu dioperasikan.

Apa lagi sebentar lagi ada liburan akhir tahun yang bakal diisi dengan mengunjungi tempat wisata.

Baca juga: Wisata Murah di Saloka Theme Park Semarang, Berlaku Tiga Bulan, Berapa Harga Tiket Rombongan?

Kabupaten Semarang jadi salah satu destinasi wisata yang bisa dikunjungi saat libur akhir tahun.

Ada beragam tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di Kabupaten Semarang untuk mengisi liburan.

Tak hanya menyuguhkan keindahan panorama alam, banyak tempat wisata yang menyuguhkan pengalaman seru dengan wahananya.

Baca juga: Jalanan Berkelok dan Menanjak, Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata di Kabupaten Semarang


Beberapa di antaranya naik perahu wisata di Bukit Cinta Rawa Pening, atau menjajal wahana permainan di Saloka Park dan Dusun Semilir.

Terkait dengan persiapan menyambut libur akhir tahun, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Semarang akan melakukan pengawasan terhadap perawatan wahana berisiko tinggi.

"Pemeriksaan terhadap kelayakan sarana angkutan wisata baik di darat maupun di air, khususnya dalam penyediaan prasarana keselamatan penumpang, seperti rompi pelindung dan jaket pelampung," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan dan menjamin keselamatan wisatawan, terutama saat libur akhir tahun.

Wajib Prokes dan Aplikasi PeduliLindungi

Selain mengawasi wahana berisiko tinggi, Pemkab Semarang juga meminta pengelola tempat wisata untuk disiplin dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 selama musim libur akhir tahun Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Sosialisasi tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Nomor 556/0004638 tertanggal 19 Desember 2022.

"Pelaku usaha pariwisata baik homestay, hotel, restoran dan rumah makan, daya tarik wisata (DTW), desa wisata, kawasan hiburan dan lainnya agar mengedepankan upaya pencegahan penularan Covid-19," jelasnya, Selasa (20/12/2022).

perosotan viral1
Wahana perosotan viral yang ada di Dusun Semilir. (Instagram @dusunsemilir)

"Pengelola usaha pariwisata harus mewajibkan pemakaian masker untuk pengunjung dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ungkap Heru.

Menurut Heru, petugas dari Dinas Pariwisata akan mengawasi di lapangan terkait pelaksanaan screening kepada pengunjung tempat wisata.

“Hal ini untuk memastikan, apakah ketentuan dipatuhi dan dilaksanakan dengan baik oleh para pengelola usaha pariwisata yang ada di Kabupaten Semarang,” terangnya.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Libur Akhir Tahun, Pemkab Semarang Antisipasi Wahana Risiko Tinggi", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/12/21/080800927/libur-akhir-tahun-pemkab-semarang-antisipasi-wahana-risiko-tinggi?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved