Jika Hasil Tes Covid-19 Negatif, Pelancong di Hong Kong Bebas ke Mana Saja

Pandemi Covid-19 hampir lenyap. Berbagai aturan pembatasan aktivitas warga di berbagai belahan dunia mulai dilonggarkan.

()
Secara berturut-turut, Hongkong dinobatkan sebagai kota termahal di dunia untuk kali ketiga. () 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pandemi Covid-19 hampir lenyap. Berbagai aturan pembatasan aktivitas warga di berbagai belahan dunia mulai dilonggarkan.

Hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia juga Hong Kong.

Anda mau ke Hong Kong? Jangan khawatir, pemerintah Hong Kong juga sudah melonggarkan sejumlah aturan sehingga tidak menyulitkan turis asing.

Baca juga: Hong Kong Gelontorkan Rp 3,88 Triliun untuk 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Upaya Pulihkan Pariwisata

Hong Kong semakin melonggarkan aturan masuk untuk wisatawan asing.

Dilansir The Straits Times, mulai Rabu (7/12/2022), pelancong internasional yang tiba di Hong Kong tidak perlu lagi melalui tim pengawasan Covid-19 dan bisa mengunjungi semua tempat selama tes Covid-19 menunjukkan hasil negatif.

Selain itu, aturan memakai aplikasi wajib Covid-19 juga dihapus.

"Mulai Rabu, pelancong dan semua penduduk yang datang dari luar negeri akan diizinkan masuk ke semua tempat (di Hong Kong) selama mereka dinyatakan negatif Covid-19 pada saat kedatangan," kata Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee, dilansir dari The Straits Times, Rabu (14/12/2022).

Baca juga: Hong Kong Pangkas Masa Karantina Jadi 3 Hari

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat amber code yang dikeluarkan untuk pelancong internasional selama tiga hari pertama mereka di Hong Kong. Artinya, selama tiga hari itu mereka tidak diizinkan makan atau minum di dalam bar dan restoran.

Dikutip dari CNN (13/12/2022), saat ini pelancong internasional masih diharuskan menjalani tes PCR saat tiba di Hong Kong dan pada hari kedua kunjungan.

Lalu, tes antigen wajib dilakukan pada hari ke-5. Pelancong internasional yang mendapatkan hasil tes positif harus diisolasi.

Saat itu, selain tes PCR dan antigen, amber code menjadi syarat terakhir yang tersisa saat memasuki Hong Kong. Sementara itu, masker masih diwajibkan dipakai di seluruh kota, kecuali saat berolahraga.

Pertemuan kelompok lebih dari 12 orang dilarang, tetapi seseorang masih dapat pergi ke klub malam dan menghadiri jamuan makan yang dihadiri ratusan orang.


Aturan Pembatasan yang Masih Berlaku

Kendati demikian, masih ada beberapa aturan pembatasna Covid-19 yang harus dipatuhi oleh pelancong internasional.

Mereka diwajibkan menunjukkan foto atau catatan fisik vaksin Covid-19 di beberapa tempat yang membutuhkannya.

Bedanya, kini mereka bebas bepergian ke mana saja. “Setelah tiba di Hong Kong, kedatangan internasional tidak memiliki batasan apapun."

"Jadi pada hari yang sama turun dari pesawat, mereka bebas masuk ke tempat manapun,” kata Menteri Kesehatan Hong Kong Lo Chung Mau.

Baca juga: Hong Kong Longgarkan Aturan Penerbangan, Tanggal 1 Turis Bisa di Bandara

Adapun langkah pemerintah untuk menghapus aplikasi pelacakan mobilitas untuk akses masuk ke sejumlah tempat publik dilakukan setelah China terlebih dahulu mencabut persyaratan tersebut.

Untuk diketahui, Hong Kong mulai melonggarkan pembatasan secara bertahap pada Agustus dan memangkas durasi karantina hotel menjadi tiga hari, sebelum menghapus sepenuhnya pada September 2022.


Aturan Masuk Hong Kong Banyak Dikecam

West Kowloon5
Ilustrasi West Kowloon Cultural District di Hong Kong. (Dok. Hong Kong Tourism Board/Gareth Jones Photography)
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved