Wisman Spanyol Mendominasi Kunjungan ke TN Tanjung Puting Kalimantan Tengah

Wisatawan mancanegara mendominasi kunjungan ke Taman Nasional atau TN Tanjung Puting di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

Shutterstock/lukaszemanphoto
Bentang alam di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. (Shutterstock/lukaszemanphoto) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Wisatawan mancanegara mendominasi kunjungan ke Taman Nasional atau TN Tanjung Puting di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Terjadi peningkatan jumlah kunjungan saat ini.

Kunjungan wisatawan ini mayoritas dari wisatawan mancanegara (wisman). Utamanya dari Spanyol.

Baca juga: Pengelola Taman Nasional Komodo Beberkan 3 Alasan Pengunjung Harus Dibatasi, Ternyata Sangat Prinsip


Pengunjung Taman Nasional atau TN Tanjung Puting di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terus mengalami peningkatan.

"Tercatat hingga September, sebanyak 22.000 lebih wisatawan telah berkunjung, hampir 80 persen berasal dari luar negeri, seperti Spanyol dan negara (di Benua) Eropa lain," tutur Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat Bambang Sigit Purnomo, Rabu (23/11/2022).

Sigit menyampaikan bahwa wisman biasanya tertarik melihat kawasan konservasi orang utan.

Hal ini karena TN Tanjung Puting telah dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk melihat satwa ini di habitatnya.

Baca juga: Tarif Baru dan Pembatasan Kuota Masuk Taman Nasional Berlaku hanya di Pulau Komodo dan Padar

Puncak kunjungan wisatawan ke tempat tersebut, lanjutnya, adalah mulai Juni hingga Agustus 2022.

Pada periode tersebut, negara-negara di Eropa tengah memasuki musim panas.

Hal senada disampaikan oleh salah satu pemilik kapal wisata rute Tanjung Puting bernama Ahmad Yani.

Dalam sehari selama periode tersebut, terdapat 20 unit kapal wisata yang masuk ke TN Tanjung Puting.

Baca juga: Taman Nasional Kayan Mentarang, Wisata Alam yang Dimiliki Kalimantan Utara

Bahkan, wisatawan bisa sampai tidak kebagian kapal sehingga harus menunggu di pelabuhan.

Adapun tarif sewa kapal, tambahnya, mengalami kenaikan guna menyesuaikan dengan kenaikan harga BBM.

"Sebelum pandemi harga sewa biasa Rp 700.000 hingga Rp 900.000 per hari. Saat ini harga sewa per hari Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per hari, tergantung dari besar kapal dan fasilitas yang disediakan," kata Ahmad Yani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengunjung TN Tanjung Puting Kalimantan Tengah Didominasi Turis Asing ", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/11/23/103714927/pengunjung-tn-tanjung-puting-kalimantan-tengah-didominasi-turis-asing.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved