Untuk Kepentingan Olah TKP Kasus Pembunuhan, Pulau di Pantai Kukup Gunungkidul Ditutup Sementara

Pantai Kukup di Pulau Jumino Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ditutup sementara.

KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Pulau Jumino Pantai Kukup, Tanjungsari, Gunungkidul DI Yogyakarta (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, YOGYAKARTA - Pantai Kukup di Pulau Jumino Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ditutup sementara.

Penutupan dilakukan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara atau Olah TKP kasus pembunuhan terhadap warga Purworeja.

Kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Pantai Kukup diarahkan ke gardu pandang puncak Pulau Jumino.

Baca juga: Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul Pasca Kenaikan Harga BBM, Tidak Turun, Naik tak Signifikan

Wisatawan yang mengunjungi Pantai Kukup di Tanjungsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk sementara bisa ke gardu pandang puncak Pulau Jumino.

Sebab, lokasi tersebut akan digunakan untuk olah TKP (tempat kejadian perkara) dan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap warga Purworejo berinisial RN yang terjadi beberapa waktu lalu, dilaporkan oleh Kompas.com, Kamis (17/11/2022).

"Iya ditutup, sejak tersangka tertangkap tanggal 15 (Selasa (15/11/2022))," kata Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (18/11/2022).

Dari pengamatan Kompas.com di lokasi, terlihat garis polisi dan bambu penutup sebagai pembatas. Penutupan sementara ini, kata Wawan, akan dilakukan secepatnya.

"Kelihatan secepatnya kok, karena di sana kan tempat wisata. Kasihan," kata dia.

Baca juga: Yuk Berkunjung ke Gunungkidul Sekarang, Bunga Amarilis Sudah Mulai Mekar, Bagus untuk Foto


Kawasan gardu pandang kerap dikunjungi wisatawan

 

Jalan ke gardu pandang pantai Kukup, Tanjungsari
Jalan menuju gardu pandang pantai Kukup, Tanjungsari, Gunungkidul lokasi pembunuhan wanita hamil ditutup sementara. Jumat (18/11/2022) (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono, mengatakan, kawasan gardu pandang tersebut banyak dikunjungi wisatawan.

"Dulu tidak ada jembatannya itu, dan karena jadi obyek wisata, dibuat jembatan semi permanen oleh masyarakat. Setelah itu dari Pemkab dibangun permanen, begitu pula dengan gardu pandangnya itu," terangnya.

Selain tempat wisata, gardu pandang tersebut menurutnya kerap digunakan sebagai tempat terapi anak yang menderita asma.

Baca juga: Susul Nglanggeran, Desa Wisata Tepus Gunungkidul Diharapkan Naik Jadi Kelas Dunia

"Kalau ada anak, balita, bahkan tidak hanya balita menderita penyakit asma itu kebanyakan pagi-pagi sekali saat subuh diajak ke Pulau Jumino. Karena di sana udaranya masih segar kemudian ada uap air laut yang kadar garamnya sangat tinggi," kata Marjono.

Ia menjelaskan, ada cerita turun-temurun yang beredar di masyarakat terkait gardu pandang ini.

"Sesuai informasi simbah-simbah kita, pulau itu ada makna tersendiri. Dulu ada seorang putra bayan atau dukuh itu setiap hari menangis dari pagi sampai malam," kata dia.

Kemudian bayan itu mengajak anaknya ke Pantai Kukup, dan anak itu akhirnya berhenti menangis. Anak tersebut, lanjutnya, bernama Jumino. Oleh sebab itu, pulau tersebut pun dinamai Pulau Jumino.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pulau di Pantai Kukup Gunungkidul Ditutup Sementara", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/11/18/132930827/pulau-di-pantai-kukup-gunungkidul-ditutup-sementara.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved