Dikhawatirkan Mengancam Keselamatan, Palang Gapura Selamat Datang Gunungkidul Dicopot

Demi keselamatan wisatawan atau pengunjung, Pemkab Gunungkidul DI Yogyakarta mencopot palang gapura selamat datang di kawasan Patuk.

KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Gapura selamat datang di Gunungkidul (KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, YOGYAKARTA - Demi keselamatan wisatawan atau pengunjung, Pemkab Gunungkidul DI Yogyakarta mencopot palang gapura selamat datang di kawasan Patuk.

Palang atas gapura selamat datang itu dicopot karena dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pencopotan palang atas gapura itu juga untuk menarik kunjungan wisatawan.

Baca juga: Kini Sekali Bayar tak Lagi untuk Belasan Pantai, Gunungkidul Kaji Penataan Retribusi Objek Wisata

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan, palang atas itu dicopot karena dinilai membahayakan.

Apalagi Jalan Yogyakarta-Wonosari sering dilalui kendaraan berat sehingga dikhawatirkan palang akan runtuh.

"Itu bandonya (palangnya) kita lepas, bentangannya terlalu panjang, itu karatan semua, membahayakan. Kalau kita tetap pasang itu, perawatannya berat," kata Irawan saat dihubungi Kompas.com melalui telepon Jumat (18/11/2022).

Setelah pencopotan tersebut, ia melanjutkan bahwa pihaknya akan mempercantik gapura lar badak yang ada.

"Tetap lar badak, kita tidak mengubah konstruksi yang ada. Target selesai pertengahan Desember 2022," katanya.

Baca juga: Sandiaga Sebut Gunungkidul Punya Kombinasi Wisata Gunung dan Laut, Cocok untuk Sport Tourism


Menata Kota Wonosari Agar Mirip Malioboro


Selain gapura selamat datang, tambahnya, saat ini pihaknya tengah mempercantik kawasan Kota Wonosari.

Pengerjaan wajah kota dimulai pada Senin (19/9/2022), dengan anggaran sesuai nilai kontrak sebesar Rp 7,68 miliar atau Rp 7.687.876.000 untuk tahap satu.

Terkait tahap satu tersebut, beberapa hal telah diinventarisasi.

Selain itu, tiang dan kabel PLN tidak ada yang terkena pengerjaan wajah kota dan jaringan telekomunikasi akan ditata, serta akan dibuat ducting untuk penempatan kabel-kabel jika memungkinkan.

Baca juga: Susul Nglanggeran, Desa Wisata Tepus Gunungkidul Diharapkan Naik Jadi Kelas Dunia

"Trotoar lebar, ada bangku, tanaman, materialnya traso mirip sekitar Malioboro," kata Irawan.

Menurutnya, upaya ini untuk menarik kunjungan wisatawan. Apalagi Gunungkidul salah satu destinasi andalan DIY.

"Iya ini upaya menarik kunjungan wisatawan agar betah di Gunungkidul," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Palang Gapura Selamat Datang Gunungkidul Dicopot untuk Gaet Turis", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/11/18/102813327/palang-gapura-selamat-datang-gunungkidul-dicopot-untuk-gaet-turis.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved