Pemkab Mulai Benahi Jalan dan PJU di Malang Barat, Mudahkan Akses ke Objek Wisata

Pemkab Malang mulai mengalihkan perhatiannya ke wilayah Malang Barat yang masih belum tersentuh pembangunan yang mendukung bidang pariwisata

Monica Priscilla/Shutterstock
Objek wisata air terjun Coban Rondo di Pujon, Malang (Monica Priscilla/Shutterstock) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, BATU - Pemkab Malang mulai mengalihkan perhatiannya ke wilayah Malang Barat yang masih belum tersentuh pembangunan yang mendukung bidang pariwisata.

Ada potensi pariwisata di sana, namun infrastruktur pendukung belum memadai sehingga kunjungan wisatawan belum sebanyak yang diharapkan.

Infrastruktur yang akan dibenahi adalah jalan dan penerangan jalan umum atau PJU.

Baca juga: Yuk Keliling Kota, Naik Malang City Tour Pasti Seru, Pemkot Bakal Tambah 2 Kendaraan Lagi

Pembangunan infrastruktur jalan di Malang Barat itu akan dilakukan pada sisa tahun 2022 ini dan 2023 mendatang, termasuk di antaranya penerangan jalan umum (PJU).

Mengenai PJU, sebelumnya pemkab menerima sejumlah keluhan dari para pelaku usaha setempat karena jalan umum begitu gelap pada malam hari.

Perbaikan infrastruktur sebetulnya sudah direncanakan pada 2020, namun terkendala pandemi Covid-19.

"Infrastruktur jalan seperti lampu, kami masih bisa lah. Pemerintah bisa menganggarkan atau memungkinkan kalau kami berbicara tentang kepariwisataan di Malang Barat," kata Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto usai menghadiri kegiatan di Balai Kota Among Tani, Batu, Jawa Timur, Rabu (21/09/2022).

Baca juga: Disparbud Kabupaten Malang Andalkan Anak Muda untuk Promosi Wisata, Bentuk Komunitas Content Creator


Menurutnya, pembangunan infrastruktur PJU masih memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti PLN, Perum Jasa Tirta sebagai pengelola Wisata Bendungan Selorejo, dan lainnya, serta memperhitungkan kebutuhan PJU.

Rencananya, fasilitas PJU yang didirikan akan menggunakan panel surya supaya hemat energi. Dia memperkirakan penambahan PJU di Malang Barat membutuhkan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar.

Ia merinci, untuk satu titik solar cell dibutuhkan sekitar Rp 28 juta hingga Rp 35 juta, dengan perkiraan kebutuhan 100 solar cell, sehingga anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 3,5 miliar.

"Tinggal bagaimana kami menghitung, kemudian ada sharing pelaku-pelaku wisata perlu menyiapkan, perlu duduk bareng. Berapa sih kebutuhannya. Karena pada saat kita berbicara Selorejo itu menjadi kewenangannya Jasa Tirta. Sehingga kami enggak bisa masuk ke sana," katanya.

Baca juga: Nikmati Pemandangan Danau Sambil Menyantap Kuliner ala Pedesaan di Mahoni Resto and Cafe Malang 


Didik memahami bahwa wilayah Malang Barat punya potensi destinasi wisata yang tak kalah dari daerah lainnya, sehingga infrastruktur yang baik menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Sehingga, wisatawan mendapatkan akses yang lebih baik dan kunjungan meningkat.

Sebelumnya, Manajer Pariwisata Bendungan Selorejo, Bayu Pramadya Kurniawan Sakti mengatakan, kurang dikenalnya kawasan pariwisata di Malang Barat salah satunya karena infrastruktur yang kurang mendukung.

Selain penerangan yang kurang, jalan menuju ke destinasi-destinasi di Malang Barat juga terbilang sempit dan berkelok.

tempat ngopi yg enak
Cafe Sawah Pujon Kidul di Malang. (SHUTTERSTOCK/MUKTI MASIT)

Potensi Malang Barat

Malang Barat memiliki sejumlah destinasi wisata menarik, seperti Taman Kelinci. Tempat itu mirip dengan nuansa taman di film The Hobbit dan cocok untuk berswafoto.

Selain itu, terdapat Cafe Sawah Pujon Kidul yang menawarkan suasana tempat makan dengan hamparan persawahan hijau dan sajian kuliner pedesaan.

Kemudian juga terdapat Flora Wisata San Terra dengan taman yang dihiasi bunga lokal dan impor serta miniatur berbagai bangunan khas Eropa yang dicat warna-warni.

Selain itu, juga terdapat wisata Coban Rondo, Coban Sadang, dan lainnya.

Baca juga: Baru 6 Bulan Target Kunjungan Wisatawan ke Kota Malang Terlampaui, Turis Asing hanya 105 Orang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved