Gubernur NTT Viktor Bungtilu Minta Wolobobo Ngada Festival Digelar Rutin Setiap Tahun

Maka untuk memulihkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, pemerintah diminta menyelenggarakan event-event

KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS
Para pengunjung sedang asik menikmati sore di puncak bukit Wolobo, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Flores, NTT, Sabtu (7/9/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.CON, BAJAWA - Event berupa festival atau sejenisnya menjadi salah satu cara untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Maka untuk memulihkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, pemerintah diminta menyelenggarakan event-event.

Terkini di Pulau Flores NTT tengah digelar Wolobobo Ngada Festival 2022. Diharapkan berlanjut tiap tahun.

Baca juga: Seperti Momentum Langka, Orang Berburu Menyaksikan Saat-saat Matahari Terbit di Bukit Wolobobo

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menghendaki pegelaran Wolobobo Ngada Festival (WNF) di Kabupaten Ngada dilaksanakan setiap tahun.

Adapun penyelenggaraan Wolobobo Ngada Festival 2022 akan berlangsung sampai 24 September 2022. Keinginan Gubernur Viktor disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Zeth Sony Libing.

"Bapak Gubernur mengharapkan agar festival ini dilakukan sepanjang tahun," ujar Sony di hadapan ratusan warga di Lapangan Kartini Bajawa, Sabtu (17/9/2022).

Menurut Sony, Festival Wolobobo yang diinisiasi Pemkab Ngada merupakan salah satu cara untuk mengurai kemiskinan di NTT.

Baca juga: Kopi Flores jadi Minuman Resmi Side Event Presidensi G20 di Labuan Bajo, Berikut Alasannya

Oleh sebab itu, seluruh masyarakat diharapkan ikut terlibat aktif dengan memperkenalkan seluruh potensi budaya dan produk usahanya.

"Sesungguhnya Festival Wolobobo adalah salah satu cara kita untuk membangun ekonomi rakyat. Gubernur berpesan seluruh masyarakat untuk hadir dan mengikuti festival ini," katanya.

Ia juga berharap, festival Wolobobo tak sekadar memperkenalkan dan menggali kembali potensi yang ada, tetapi juga mewariskannya kepada anak cucu.


Bangkitkan Ekonomi Ngada Melalui Pariwisata

Sementara itu Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya mendorong peningkatakan ekonomi masyarakat melalui pengembangan berbagai sektor, salah satunya pariwisata.

Sejak tahun 2020, lanjut Andreas, ekonomi masyarakat lumpuh, semua aktivitas pembangunan terhambat akibat pandemi Covid-19.

udara segar terasa saat menapak puncak wolobobo
Keindahan menikmati matahari terbit di bukit Wolobobo, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, NTT, Rabu, (29/6/2022). (DOK/PEMANDU WISATA-BOE BERKELANA) (DOK/PEMANDU WISATA-BOE BERKELANA)

"Yang paling berdampak itu sektor perekonomian, dunia usah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), industri kreatif dan pariwisata mengalami kemerosotan, bahkan kebangkrutan," ujarnya.

Sehingga, kata dia, untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat pihaknya menggelar Wolobobo Ngada Festival tahun 2022.

"Kali ini sangat luar biasa dan saya mendapat informasi lebih dari 80 UMKM ikut dari berbagai daerah ikut meriahkan festival ini," katanya.

Andreas menyampaikan terima kasih Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang sudah berkontribusi mendukung pengembangan pariwisata di NTT, khusus Kabupaten Ngada.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wolobobo Ngada Festival Diharapkan Digelar Tiap Tahun", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/09/17/210100027/wolobobo-ngada-festival-diharapkan-digelar-tiap-tahun?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved