Jumlah Wisman di Pulau Bali Jelang KTT G20 Meningkat Tajam, Okupansi Hotel di Atas 60 Persen

Pulau Bali mulai sibuk. Jelang Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20, pada November 2022 mendatang, Pulau Dewata kian ramai.

UNSPLASH/Pascal Müller
Ilustrasi wisatawan di Pantai Lovina, Bali. UNSPLASH/Pascal Müller 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pulau Bali mulai sibuk. Jelang Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20, pada November 2022 mendatang, Pulau Dewata kian ramai.

Berbagai event dilaksanakan untuk menyongsong konferensi tingkat tinggi itu.

Para wisatawanpun berdatangan.

Baca juga: Sandiaga Uno Pesan 120 Helai Kain Tenun Gringsing Bali, Hadiah untuk Delegasi KTT G20

Tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali meningkat hingga 45 persen berkat rangkaian acara menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada November 2022 mendatang.

"Untuk rangkaiannya sekarang dengan adanya penambahan maskapai penerbangan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara 9.000-10.000 (orang), kalau rata-rata meningkat 45 persen-lah kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun, Rabu (14/9/2022).

Momen pelaksanaan KTT G20 ini pun dimanfaatkan untuk pemerataan daerah-daerah wisata.

"Upaya kita dengan mendorong adanya pelaksanaan kegiatan yang kaitannya dengan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), jadi pertemuan yang kapastitasnya kecil 150 orang kita dorong diadakan di Candidasa atau Lovina yang memang untuk pemerataan," terangnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Tjok Bagus pun optimistis bahwa kunjungan wisman akan melampaui target pada akhir tahun 2022.

Baca juga: Pemkab Belitung Siapkan Sejumlah Paket Wisata untuk Delegasi G20, Hutan Mangrove dan Museum Maritim

"Target kami memang sebanyak-banyaknya, tetapi yang pasti target 1 juta akan lebih untuk wisatawan mancanegara di akhir tahun," ujarnya.

Ia juga berharap, dengan adanya beragam kegiatan baik berskala nasional maupun internasional, wisatawan bisa memperpanjang lama kunjungannya di Pulau Dewata.

Hal ini juga akan bermanfaat bagi pihak hotel dan akomodasi lainnya. Tingkat okupansi di The Nusa Dua Bali meningkat jelang G20

salah satu lokasi KTT G20
Kawasan The Nusa Dua Bali.  Dok. ITDC

Selain kunjungan wisman, kenaikan juga terjadi dari sisi akomodasi. Tercatat tingkat hunian rata-rata akomodasi di kawasan The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, meningkat di atas 60 persen selama tiga bulan terakhir.

"Tingkat hunian rata-rata di atas 60 persen ini didorong oleh peningkatan frekuensi penyelenggaraan pertemuan tingkat nasional dan internasional serta kegiatan kepariwisataan lainnya di Bali, dan khususnya di kawasan The Nusa Dua," kata Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati, Rabu.

Baca juga: Museum Maritim di Kabupaten Belitung Mendapat Promosi Gratis Dikunjungi Delegasi G20

Beragam side event G20 telah digelar di kawasan tersebut. Salah satunya G20 Ministerial Conference on Women’s Empowerment (MCWE).

Pihaknya optimistis, tingkat okupansi pada Kuartal III tahun ini akan dapat terjaga di atas 50 persen. Hal ini karena masih ada banyak agenda kegiatan yang akan berlangsung ke depannya.

"Ini pastinya hal yang patut kita syukuri, dan kami berharap bahwa peningkatan kegiatan pariwisata di The Nusa Dua dapat membawa pertumbuhan bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Bali secara umum," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kunjungan Turis Asing ke Bali Naik 45 Persen Jelang G20", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/09/14/210400127/kunjungan-turis-asing-ke-bali-naik-45-persen-jelang-g20.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved