Banyak Wisatawan dari Jatim dan Jateng, Tiket Pesawat Mahal tak Pengaruhi Kunjungan ke Gunungkidul

Sejumlah objek wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tak pernah sepi dari pengunjung, meskipun harga tiket pesawat mahal

Dok. Kemenparekraf
Desa Wisata Tepus di Gunungkidul, DI Yogyakarta, masuk 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Meski tiket pesawat mahal, angka kunjungan wisatawan ke Gunungkidul tak terlalu terganggu. (Dok. Kemenparekraf) 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tak pernah sepi dari pengunjung, meskipun harga tiket pesawat mahal.

Beberapa daerah tujuan objek wisata di tanah air mengalami penurunan jumlah kunjungan, akibat dari harga tiket pesawat yang mahal.

Mengapa di Gunungkidul tak terpengaruh mahalnya tiket pesawat?

Baca juga: Susul Nglanggeran, Desa Wisata Tepus Gunungkidul Diharapkan Naik Jadi Kelas Dunia

Harga tiket pesawat yang tinggi memengaruhi kunjungan wisata ke sejumlah daerah di tanah air. Namun bagi Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pengaruhnya tidak begitu signifikan.

"Memang ada pengaruh, tapi minim alias tidak signifikan," ujar Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohamar Arif Aldian, seperti dikutip dari Tribun Jogja, Kamis (1/9/2022).

Arif tak menyebutkan secara rinci berapa persen dampak tingginya harga tiket pesawat terhadap kunjungan wisatawan Gunungkidul. Sebab, menurutnya angkanya masih terbilang fluktuatif selama pandemi Covid-19.

Namun, Arif menuturkan bahwa wisatawan yang datang ke Gunungkidul umumnya menggunakan moda transportasi darat. Sehingga harga tiket pesawat mahal tak terlalu memengaruhi kunjungan ke daerahnya.

Baca juga: Sandiaga Sebut Gunungkidul Punya Kombinasi Wisata Gunung dan Laut, Cocok untuk Sport Tourism

Selain itu, daerah asal wisatawan pun sebagian besar dari daerah lain di Pulau Jawa, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kedua daerah tersebut berbatasan langsung dengan Gunungkidul.

Adapun situasi harga tiket mahal menurutnya merupakan peluang untuk menawarkan alternatif moda transportasi lain yang relatif lebih murah, seperti moda transportasi darat.

Apalagi, kata dia, ada sejumlah moda transportasi yang bisa digunakan untuk mencapai Gunungkidul. "Akses menuju Gunungkidul juga banyak, jadi ini (jalur darat) bisa jadi alternatif," tuturnya.

Adapun moda transportasi darat sebagai opsi tiket pesawat mahal juga telah banyak dibahas, termasuk oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Baca juga: Hingga Awal Agustus 2022, Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul Yogyakarta Tercatat 2.010.266 Orang


Selain kereta api dan bus, wisatawan juga bisa membawa kendaraan pribadi sebagai alternatif. Terutama untuk menjangkau destinasi yang tidak terlalu jauh.

"Saya kemarin mencoba, kalau masih tidak terlalu jauh bisa pakai jalan darat. Selain kereta dan bus umum juga ada kendaraan pribadi, tapi tentunya dengan kehati-hatian," ucap Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (22/08/2022), seperti dikutip Kompas.com.

Ia pun berharap kapasitas kereta api juga dapat ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada peak season atau musim puncak liburan ke depan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul Tak Terganggu", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/09/01/143710427/tiket-pesawat-mahal-kunjungan-wisatawan-ke-gunungkidul-tak-terganggu.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved