Berlaku pada Waktu dan Rute Tertentu, Harga Tiket Pesawat Turun 15 Persen, Maskapai Tambah Armada

Rencana penurunan harga tiket pesawat dalam waktu dekat mendapat apresiasi dari masyarakat pengguna atau pelanggan pesawat terbang.

DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
Ilustrasi wisatawan. DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Rencana penurunan harga tiket pesawat dalam waktu dekat mendapat apresiasi dari masyarakat pengguna atau pelanggan pesawat terbang.

Menurut rencana harga tiket pesawat bakal turun sekitar 15 persen dan mulai berlaku dalam waktu dekat.

Namun pemberlakuan tiket dengan harga yang sudah dipotong 15 persen ini berlaku pada waktu dan rute tertentu saja.

Baca juga: Harga Avtur Naik dan Jumlah Kursi Terbatas Picu Tiket Pesawat Mahal, Sandiaga: Turun Akhir Tahun

Penurunan harga tiket ini merupakan satu upaya Kementerian Perhubungan untuk menstabilkan harga tiket pesawat di tengah harga avtur di dunia yang tengah naik.

Untuk diketahui, seperti dikutip dari Kompas.com, (25/8/2022), penurunan harga tiket rencananya dilakukan pada waktu dan rute tertentu untuk menjamin tingkat keterisian kuota pesawat agar bisa lebih dari 60 persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengapresiasi langkah Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN, serta para pemangku kepentingan lain yang terkait.

"Dalam waktu yang cukup singkat adanya penurunan harga tiket pesawat sangat diapresiasi oleh masyarakat," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (29/08/2022).

Baca juga: Banyak Penumpang Beralih ke Kapal Pelni, Fasilitas Membaik dan Harga Tiket Pesawat Melonjak


Dengan begitu, lanjut Sandiaga, maskapai diharapkan bisa terus menambah armada, baik maskapai dalam negeri maupun internasional.

Sehingga, harga tiket pesawat ke depannya akan lebih stabil dan semakin terjangkau.

Di samping itu, seiring dengan rencana harga tiket pesawat yang akan turun, pemerintah juga mendorong maskapai untuk melakukan penambahan rute-rute penerbangan baru.

Sebab, dampak dari kenaikan harga tiket pesawat berimbas pada banyak hal yang mengakibatkan sektor pariwisata tanah air menjadi lesu.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Jakarta-Bali Tembus Rp 1,8 Juta, ke Labuan Bajo Rp 2,7 Juta

Misalnya, mengakibatkan penurunan jumlah penerbangan atau justru rute penerbangan menjadi tidak aktif untuk sementara.

"Kenaikan harga tiket pesawat dalam waktu yang lama ini kan berpotensi untuk menurunkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata dan ini patut kita hindari," ucap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga pun berharap momentum ini bisa dijaga demi kelangsungan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Tiket Pesawat Turun 15 Persen, Maskapai Didorong Tambah Armada dan Rute", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/29/172340427/harga-tiket-pesawat-turun-15-persen-maskapai-didorong-tambah-armada-dan-rute.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved