Kesenian Tari Kuda Kepang Ramaikan Pelantikan 17 Kades di Kabupaten Sikka, NTT

Tarian Kuda Kepang kembali memeriahkan acara pelantikan 17 kepala desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur atau NTT

Serafinus Sandi Hayon Jehadu/Kompas.com
Para penari sedang mementaskan tarian kuda kepang saat acara pelantikan 17 kepala desa di Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (27/8/2022). Serafinus Sandi Hayon Jehadu/Kompas.com 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, MAUMERE - Tarian Kuda Kepang kembali memeriahkan acara pelantikan 17 kepala desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Tarian yang dibawakan dengan penuh semangat itu membuat para undangan terpukau.

Para penari dari Desa Riit, Kecamatan Nita Kabupaten Sikka ini berjumlah belasan orang

Baca juga: 28 Negara Pastikan Ikut Festival Paduan Suara Internasional di Maumere Kabupaten Sikka Flores NTT

Belasan penari kuda kepang tampil memukau saat pelantikan 17 kepala desa (kades) di Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (27/8/2022).

Tarian ini dipersembahkan para penari asal Desa Riit, Kecamatan Nita. Menariknya, para penari mengenakan pakaian adat berupa lesu (penutup kepala), sembar (selendang), dan lipa (sarung adat).

Setiap sentakan kaki selalu berirama mengikuti alunan musik klekor gendang.

Tarian ini menampilkan sekelompok penari yang sedang menunggang kuda dari anyaman bambu atau bahan lainnya menyerupai seekor kuda. Kepala kuda dihiasi rambut tiruan, seperti tali.

Baca juga: Dinas PMD Sikka NTT Mengimbau 147 Desa Utamakan Pembangunan Sektor Pariwisata, Gunakan ADD


Tarian kuda kepang dipimpin oleh seorang pemandu yang disebut ulu bala.

"Ulu bala bertugas untuk memandu tarian. Kebetulan saya dipercaya jadi ulu bala," kata Vitalis Wora (33) kepada Kompas.com di halaman kantor Bupati Sikka.

Ulu bala, jelasnya, dilengkapi peluit yang selalu dibunyikan selama tarian berlangsung. Ia harus memastikan setiap ragam harus alunan musik.

"Karena itu saat tarian dipentaskan ulu bala berkeliling mengitari para penari yang lain," katanya.

Baca juga: Warga Desa Kojadoi Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur Laksanakan Upacara Bendera di Tengah Laut

Sejarah Kesenian Kuda Kepang di Sikka

Vitalis menuturkan, tarian kuda kepang dulu mulai dipertunjukan sejak jaman penjajahan Jepang.

Konon, lanjutnya, tarian ini lebih banyak dipentaskan saat kegiatan keagamaan dan penyambutan tamu resmi.

"Dulu misalnya pentas saat acara sambut baru dan penerimaan tamu resmi dari pemerintah. Tapi sekarang sudah bisa dipentaskan saat perlombaan atau kegiatan lain," jelasnya.

Ia mengaku bangga karena mereka dipilih untuk membawakan tarian saat kegiatan tersebut. Kepercayaan itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama para penari.

"Ini momen terpenting, luar biasa, dan membanggakan bagi kami untuk Desa Riit. Kami berharap ada dukungan pemerintah ke depan," pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesenian Tari Kuda Kepang Ramaikan Pelantikan 17 Kades di Sikka, NTT", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/28/190700127/kesenian-tari-kuda-kepang-ramaikan-pelantikan-17-kades-di-sikka-ntt.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved