Hoaks Berseliweran, Sandiaga Uno Minta Waspada Penipuan Dana Hibah Pariwisata dan BIP Kemenparekraf

Hoaks di mana-mana. Masyarakat perlu hati-hati terhadap setiap informasi yang diperoleh. Pastikan sumber informasi berkompeten.

Pikniek
Kota Tua Jakarta 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Hoaks di mana-mana. Masyarakat perlu hati-hati terhadap setiap informasi yang diperoleh. Pastikan sumber informasi berkompeten.

Apalagi terkait dana dari pemerintah, itu sangat rawan penipuan yang mengatasnamakan pejabat yang berpengaruh.

Sudah banyak korban hoaks di berbagai daerah yang kurang informasi, sehingga mudah tertipu.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Sampaikan Solusi Atasi Tiket Pesawat Mahal, Tambah Jumlah Penerbangan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan terkait dana hibah pariwisata dan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) tahun 2022.

"Telah beredar banyak penyebaran pengumuman kegiatan Sosialisasi Penerimaan dan Pengelolaan Dana Hibah & BIP 2022 yang mengatasnamakan Deputi Bidang Kebijakan Strategis yang ditandatangani oleh Hana Saraswati, SE., M.Si, ini adalah hoaks atau tidak benar.

Dia bukan pegawai Kemenparekraf ataupun terafiliasi dengan Deputi Bidang Kebijakan Strategis," terang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dalam keterangan resmi, Kamis (25/8/2022).

wisatawan kota tua jakarta
Ilustrasi wisatawan di Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Untuk diketahui, modus penipuan ini dikirimkan lewat e-mail dengan keterangan Sosialisasi Penerimaan dan Pengelolaan Dana Hibah Pariwisata dan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) tahun 2022, yang diadakan pada 22-23 Agustus 2022 di Balairung Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Dalam e-mail tersebut, tertera pula syarat pendaftaran, teknis penyelenggaraan, dan kontak koordinator atas nama Drs. H. Sofyan Syarief, M.Si serta Drs. H. Usman Syarief, M.Si.

Pengirim e-mail tersebut juga meminta calon peserta untuk menggunakan jasa travel yang telah ditunjuk sebagai rekanan Kemenpakreraf.

"Saya tegaskan bahwa program Dana Hibah Pariwisata untuk 2022 sebagaimana modus penipuan tersebut hanya berjalan untuk tahun 2020 dengan realisasi di 2021," ujar Menparekraf.

Masyarakat Dianjurkan Cek Media Sosial Kemenparekraf

 

wahana menarik di Taman Rekreasi Selecta
Beragam spot dan wahana menarik yang berada di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jawa Timur pada Rabu (4/5/2022). KOMPAS.COM/Nugraha Perdana

Sementara itu, Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Nia Niscaya, juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan serupa.

Masyarakat, tambahnya, bisa mengecek media sosial Kemenparekraf atau menghubungi nomor WhatsApp Kemenparekraf di +62 811-8956-767.

“Hoaks ini telah menimbulkan kerugian di berbagai pihak. Oleh karenanya, saya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan serupa dan melakukan pengecekan di laman resmi Kemenparekraf, sehingga mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari, serta mencegah kerugian banyak pihak,” jelas Nia.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (29/6/2021), dana hibah pariwisata yang sebanyak Rp 3,7 triliun telah didistribusikan tahun 2021.

Bantuan ini tidak terbatas kepada pengelola serta pekerja hotel dan restoran, tapi juga ke pengelola serta pekerja taman rekreasi dan biro perjalanan wisata.

Adapun BIP 2021, khususnya untuk kategori BIP Reguler, telah dibatalkan oleh Kemenparekraf lantaran anggaran bantuan ini dialihkan untuk pemulihan dan penanganan Covid-19, sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada Penipuan Dana Hibah Pariwisata dan BIP Kemenparekraf", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/26/070600627/waspada-penipuan-dana-hibah-pariwisata-dan-bip-kemenparekraf?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved