Banyak Calon Tempat Wisata Baru yang Potensial di Manggarai Barat, Bisa Dikembangkan

Pemerintah daerah yang memiliki objek wisata populer dan sering dikunjungi banyak wisatawan perlu membuat aturan yang mendukung dunia pariwisata

HANDOUT/Felix Janggu/Warga Warsawe, Manggarai Barat
Air terjun Cunca Jami yang berada di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat sebagai salah satu destinasi air terjun yang unik, Selasa, (22/9/2020). HANDOUT/Felix Janggu/Warga Warsawe, Manggarai Barat. 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, LABUAN BAJO - Pemerintah daerah yang memiliki objek wisata populer dan sering dikunjungi banyak wisatawan perlu membuat aturan yang mendukung dunia pariwisata setempat.

Jika pengelolaan objek wisata baik, maka sejumlah sektor terkait bisa ikut hidup.

Maka perlu didukung dengan aturan pemerintah agar dunia pariwisata dapat menghidupi para pelaku pariwisata, serta memberikan masukkan untuk daerah.

Baca juga: Satpol PP Manggarai Barat Minta Wisatawan di Bukit Sylvia Labuan Bajo, Tidak Merokok

Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki beragam tempat wisata yang potensial, namun hal itu terkendala oleh sumber daya yang ada.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan, Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, mengatakan bahwa masih banyak calon tempat wisata menarik yang bisa dikembangkan.

Namun, karena keterbatasan sumber daya, pengembangan tersebut belum bisa dilaksanakan.

"Saat ini sedang optimalkan destinasi lain selain Taman Nasional Komodo, seperti Cunca Wulang dan Gua Rangko," kata Pius saat ditemui di Labuan Bajo, Selasa (23/8/2022).

Aliran kolam di dalam terletak tak jauh dari bibir gua yakni sekitar 2-3 meter.(Rizal Agustin / @mrizag)

Baca juga: Objek Wisata Pulau Gili Lawa di TN Komodo Kabupaten Manggarai Barat Terbakar, Kini Ditutup Sementara

Pius Baut melanjutkan, saat ini juga pihaknya sedang fokus penguatan kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) agar dapat mengelola tempat wisata tersebut dengan baik.

Tidak hanya itu, tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat juga memiliki program Fasilitas Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi) dua desa di Manggarai Barat.

"Fasdewi ini kita kembangkan di dua desa wisata yaitu Desa Loha dan Desa Coal. Dua desa ini potensial untuk dikembangkan, bahkan Desa Coal sudah mendapat penghargaan Creative Destination Award, kategori Youth," tuturnya.

Pemerintah Daerah, kata dia, akan mendorong Pemerintah Desa untuk memperkuat kelembagaan Pokdarwis dan Faswadewi agar proaktif dalam membangun daya tarik wisata.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengembangan Tempat Wisata di Manggarai Barat Terhalang Sumber Daya", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/24/120700727/pengembangan-tempat-wisata-di-manggarai-barat-terhalang-sumber-daya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved