Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul "Jual" Wisata Sejarah Kerajaan Mataram

Salah satu pasar wisata yang sedang dilirik Dinas Pariwisata Bantul, Daerah Istimewa atau DI Yogyakarta adalah wisata sejarah Kerajaan Mataram

KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO
Suasana di halaman depan Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Yogyakarta, sebelum Salat Jumat, (15/4/2022) Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, YOGYAKARTA - Salah satu pasar wisata yang sedang dilirik Dinas Pariwisata Bantul, Daerah Istimewa atau DI Yogyakarta adalah wisata sejarah Kerajaan Mataram.

Dinas Pariwisata Bantul akan mengembangkan wisata sejarah dengan "menjual" sejarah kerajaan yang berjaya pada zamannya itu.

Pasar atau sasaran yang dibidik adalah wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta lalu pergi ke Candi Borobudur.

Baca juga: Suka Wisata Sejarah?, Museum Mulawarman di Tenggarong Kaltim Jadi Referensi, Tiket Masuk Rp 2 Ribuan

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai membidik pasar wisatawan mancanegara.

Salah satunya dengan memperkenalkan Bantul sebagai Bumi Mataram atau lokasi Kerajaan Mataram.

Perlu diketahui, di Bantul terdapat lokasi bekas Kraton Mataram, tepatnya di perbatasan dengan Kota Yogyakarta yakni kawasan Kotagede, yang dijadikan ibu kota Kasultanan Mataram tahun 1586–1613.

Lalu kawasan Kapanewon Plered, ibu kota Kasultanan Mataram pada tahun 1646-1680.

Kasi Promosi dan Informasi Wisata Dispar Bantul Markus Purnomo Adi menyampaikan, Bantul Bumi Mataram juga berkaitan dengan panggung Krpayak dan kawasan Imogiri.

Baca juga: Daftar Obyek Wisata Populer Tenggarong, Kental dengan Wisata Sejarah dan Budaya

"Intinya akan digarap dan dikembangkan awal jejak Mataram di Bantul," kata dia.

Ia melanjutkan, di wilayah Kotagede, pihaknya menggarap Kotagede Amazing Race sejak dua tahun terakhir.

Kegiatan diawali di Jagalan Kotagede, lalu menjelajahi jejak-jejak Kerajaan Mataram di Bantul.

Beragam acara bertema Kerajaan Mataram akan diadakan pada 26-28 Agustus 2022, akan diselenggarakan Pasar Lawas Mataram Kotagede di halaman Masjid Gedhe Mataram Kotagede.

Pada tahun 2019, kegiatan ini sempat ditunda akibat pandemi Covid-19.

"Jam buka tanggal 26 pukul 15.00-22.00 WIB. Sedangkan tanggal 27-28 Agustus mulai buka pukul 10.00-22.00 WIB.

Untuk Pasar Lawas Mataram Kotagede besok masih sama, menyuguhkan aneka kuliner jadul (zaman dulu)," kata Ipung, panggilan akrab Markus.

pantai depok ilustrasi
Ilustrasi Pantai Depok, Bantul. SHUTTERSTOCK/HARYANTA.P

Tak hanya itu, ada juga Festival kuliner Mataram 2022 di Laguna View, kawasan Pantai Depok, Kapanewon Kretek, pada 27-28 Agustus pukul 15.00-21.00 WIB.

Ipung mengatakan, di festival tersebut akan ada ribuan makanan tradisional yang dibagikan secara gratis.

"Festival Kuliner Mataram 2022 menyediakan 1.010 jajanan gratis, tersedia 50 macam makanan tradisional. Selain itu terdapat pula hiburan live music, dan khusus hari Minggu dikenakan HTM (harga tiket masuk) Rp 25.000 untuk menyaksikannya," jelasnya.

"Kedua festival itu merupakan salah satu cara mengenalkan Bantul Bumi Mataram," imbuhnya.

Baca juga: Wisata Sejarah, Mengenal Histori Kerajaan Gunung Tabur di Kabupaten Berau

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, pihaknya serius menggarap jejak Mataram di Bantul.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved