Angka Kunjungan Wisatawan Mancanegara 'Meledak' Naik Hingga 2.000 Persen per Juli 2022

Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada triwulan ketiga 2022 meningkat tajam atau signifikan dibandingkan 2021 silam.

UNSPLASH/KHARL ANTHONY PAICA
Ilustrasi wisatawan mancanegara di Bali. UNSPLASH/KHARL ANTHONY PAICA 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada triwulan ketiga 2022 meningkat tajam atau signifikan dibandingkan 2021 silam.

Angka kunjungan ini cukup fenomenal karena merupakan angka tertinggi yang pernah dicapai.

Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf mengatakan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia meningkat hingga 2.000 persen.

Baca juga: Australia Kirim Wisman Terbanyak, Turis Rusia Paling Lama Tinggal di Indonesia pada Mei 2022

Angka ini terhitung pada triwulan ketiga atau per Juli 2022 lalu, yang artinya pergerakan wisatawan melonjak secara signifikan.

"Kita melihat sektor pariwisata mulai bangkit kembali, dimulai dengan kunjungan 350.000 (wisatawan mancanegara) yang naik tajam hampir 2.000 persen dibandingkan Juni 2021," kata dia dalam Weekly Press Briefing (WPB) yang digelar secara hybrid, Senin (22/08/2022).

Lebih lanjut, ujarnya, pada Mei 2022, pariwisata tumbuh sebesar 63 persen. Adapun jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 750.000 atau naik 1.000 persen, mulai dari Januari hingga Juni 2022.

Baca juga: Kunjungan Wisman Terus Meningkat, Paling Banyak Lewat Bali, Mei 2022 Tertinggi Sejak Pandemi

Menurutnya, hal tersebut dibarengi dengan naiknya tingkat hunian kamar atau okupansi hotel lebih dari 50 persen sejak Juni 2022, atau naik sekitar 11,7 persen dibandingkan tahun 2021.

"Berarti ini adalah konsep terbaru kita, yaitu personalized, customized, localized, dan smaller in size dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," tuturnya.


Lama Kunjungan dan Belanja Ikut Meningkat

turas bersepeda di kota dingin ruteng
Wisatawan mancanegara berwisata dengan bersepeda di kota dingin Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai NTT Senin, (23/5/2022). KOMPAS.COM/DOK FLORES EXOTIC TOURS-LEONARDUS NYOMAN

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa lama tinggal hingga berbelanja wisatawan juga ikut meningkat.

"Kita berhasil memaksa perubahan-perubahan ini di pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, dan Alhamdulillah sekarang wisatawan tinggal lebih lama dan belanja lebih banyak, dan permintaan remote work (kerja jarak jauh) juga semakin meningkat," ujarnya.

Melihat fenomena tersebut, Menparekraf menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan 3,5 sampai 7,4 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2023.

"Jadi kalau tahun ini targetnya 1,8 sampai 3,6 juta (kunjungan), maka tahun depan kita gandakan," tuturnya.

Baca juga: Dari Singapura dan Kuala Lumpur Wisman Terbang Langsung ke Solo, Ini Diskusi Sandiaga dan Gibran

Ia juga menyampaikan bahwa UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia atau World Tourism Organization) memprediksi pariwisata kembali tumbuh 70 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

Menurut Menparekraf, informasi tersebut menjadi sinyal pemulihan pariwisata yang sangat baik.

Meski diprediksi akan ada banyak tantangan pascapandemi Covid-19, katanya, termasuk harga tiket pesawat yang meningkat, ia meyakini bahwa dengan kebijakan yang tepat, Indonesia mampu mempercepat pemulihan pasar industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Saya yakin dengan kebijakan visa yang lebih baik, dengan kemudahan juga konektivitas penerbangan langsung yang lebih banyak, kami yakin Indonesia akan mampu mencapai target (pada tahun) 2023," pungkasnya.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kunjungan Turis Asing Naik 2.000 Persen per Juli 2022", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/22/211538027/kunjungan-turis-asing-naik-2000-persen-per-juli-2022?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved