Lengkap, Potensi Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, dari Keindahan Alam hingga Kekayaan Budaya

Potensi pariwisata di Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa atau DI Yogyakarta terbilang lengkap.

KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI
Wisata Heha Ocean View di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, GUNUNGKIDUL - Potensi pariwisata di Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa atau DI Yogyakarta terbilang lengkap.

Mulai dari keindahan alam, baik di darat maupun di air cukup banyak. Belum lagi kekayaan budaya yang begitu banyak.

Kekayaan budaya baik makanan khas, pakaian adat yang beragam hingga barang/bangunan/tugu, candi bersejaran yang bertebaran di berbagai wilayah.

Baca juga: Tak Hanya Pantai, Ada 10 Tempat Wisata di Gunungkidul Buat Liburan Akhir Pekan

Gunungkidul, sebuah Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memiliki kekayaan alam dan budaya masyarakat yang cukup potensial.

Hingga kini, tempat wisata di Gunungkidul terus bermunculan karena diuntungkan dengan kombinasi kontur alam yang indah, baik pantai, pegunungan, perbukitan, maupun tradisi dan budaya masyarakat.

Sehingga, bukan tidak mungkin Gunungkidul menjadi destinasi pariwisata dengan tingkat popularitas seperti Bali.

Hal tersebut digambarkan dalam sebuah buku Gunungkidul The Next Bali yang diluncurkan oleh PT Bank Central Asia (BCA), pada Jumat (19/8/2022).

“Gunungkidul sangat layak untuk menjadi Bali. Waktu itu, saya berpikir Gunungkidul daerah kapur, ada geopark dan lain-lain, ini tidak berbeda dengan kawasan Nusa Dua. Nusa Dua dulu juga kawasan yang murah, tidak hebat, tapi dikonversi menjadi Nusa Dua yang sekarang,” ujar Komisaris Independen BCA sekaligus penulis buku Gunungkidul The Next Bali, Cyrillus Harinowo, di Pendopo Taman Budaya Wonosari, DIY.

Wisata Pantai Gunungkidul yang Unik

Seperti yang dimuat dalam buku tersebut, Cyrillus menjelaskan bahwa Gunungkidul memiliki ragam kekayaan pariwisata yang unik.

Gunungkidul memiliki 50 pantai yang setiap pantainya memiliki keunikan masing-masing, baik dari sisi kontur perbukitan, lapisan karang, hingga hamparan pasir.

Dengan demikian, ke-50 pantai di Gunungkidul tidaklah sekadar pasir yang memanjang berkilo-kilometer jauhnya, tetapi pantai yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Lebih lanjut, pantai-pantai tersebut merupakan pantai publik yang bisa didatangi siapa pun dan telah dikenal masyarakat.

Selain itu, Gunungkidul juga masih memiliki banyak pantai yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Serta bisa dikembangkan sebagai pantai pribadi atau private beach, sebagai resor untuk kelas menengah ke atas.

Baca juga: 200 Ribu Lebih Wisatawan Serbu Gunungkidul Yogyakarta Saat Libur Sekolah


“Pantai-pantai itu juga layak untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata umum, resor, pantai pribadi,” ujar Cyrillus.

Gunungkidul dikenal pula dengan tempat wisata berupa gua-gua yang indah, termasuk 13 taman bumi (geopark) yang menjadi bagian dari 165 UNESCO Geopark Network.

Beberapa geopark tersebut di antaranya adalah Gunung Purba Nglanggeran, Gua Jomblang, Air Terjun Sri Gethuk, dan Gua Pindul.

Adapun untuk geopark yang merupakan jaringan dari UNESCO, kawasan tersebut telah diperiksa dengan teliti oleh ahli dari UNESCO (PBB).

Beberapa hal yang diteliti, antara lain geologi dan ekonomi, sebelum mereka kemudian memutuskan kawasan tersebut merupakan geopark dari jaringan UNESCO.

Baca juga: Alasan Kearifan Lokal Nelayan Kawasan Gunungkidul Berhenti Melaut pada Selasa dan Jumat Kliwon

Kekayaan Budaya Gunungkidul

matahari terbenam hari mulai malam
Matahari terbenam di Pantai Kesirat, Gunungkidul. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved