Sejumlah Komunitas di Malang Melepasliarkan 175 Ekor Tukik Lekang di Pantai Bajulmati

Sejumlah komunitas pencinta alam di kabupaten Malang melepasliarkan 175 ekor anak penyu atau tukik.

KOMPAS.COM/IMRON HAKIKI
Pelepasan tukik Lekang di Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (18/8/2022). KOMPAS.COM/IMRON HAKIKI 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, MALANG  - Sejumlah komunitas pencinta alam di kabupaten Malang melepasliarkan 175 ekor anak penyu atau tukik.

Pelepasliaran dilakukan di Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (18/8/2022).

Tukik yang dilepasliarkan jenis Lekang atau Abu-abu. Penyu Abu-abu ini merupakan salah satu jenis penyu yang terancam punah.

Baca juga: Jadi Objek Wisata Sekaligus Konservasi, Pulau Beras Basah jadi Tempat Penyu Bertelur

Berdasarkan data Badan Konservasi Dunia (IUCN), Penyu Lekang tergolong spesies yang terancam punah.

Pelepasan tukik diikuti oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, Perhutani Malang, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisan Resor (Polres) Malang, TNI, serta Kelompok Masyarakat Pengawas Pilar Harapan alias Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) Malang.

Ketua BSTC Sutari mengatakan, tukik-tukik tersebut masih berusia sekitar 10 hari.

"Tukik-tukik ini didapatkan dari hasil kami (BSTC Malang) kepada telur penyu yang bertelur di kawasan konservasi pantai Bajulmati," ungkap Sutari saat ditemui, Kamis (18/08/2022).

Satu per satu tukik dilepas secara bergantian di bibir laut. Ombak laut sesekali menyapu pantai dan membawa tukik-tukik itu ke laut lepas.

Sutari berharap, tukik yang dilepas saat ini akan kembali ke Pantai Bajulmati beberapa tahun kemudian dengan keadaan sudah siap bertelur. "Sehingga regenerasi di kawasan ini tetap terjaga," jelasnya.

 

tukik langka tolong jaga dia
Tukik Lengkang saat hendak dilepasliarkan di Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (18/8/2022).KOMPAS.COM/IMRON HAKIKI

Kawasan Bajulmati merupakan salah satu habitat penyu yang masih terjaga.

Menurutnya ada beberapa jenis penyu yang masih hidup di kawasan itu, yakni Penyu Belimbing, Penyu Sisik, dan Penyu Hijau.

"Namun yang paling banyak penyu Abu-abu, karena hanya di sini karakter pasir yang cocok. Beberapa ada juga penyu hijau. Namun yang hampir punah adalah Penyu Belimbing," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kantor Seksi wilayah VI Probilinggo, Mamat Ruhimat berharap warga sekitar pantai selatan Kabupaten Malang dapat turut menjaga kelestarian penyu.

Apalagi, kawasan Pantai Malang Selatan adalah salah satu habitat penyu yang masih cukup terjaga.

Menurutnya, penyu dilindungi Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekositemnya.

"Kami tidak tahu berapa jumlah penyu yang berada di kawasan ini. Namun pengembangbiakannya setiap tahun perlu kita jaga bersama-sama," pungkasnya.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "175 Ekor Tukik Lekang Dilepasliarkan di Pantai Bajulmati Malang", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/18/210500727/175-ekor-tukik-lekang-dilepasliarkan-di-pantai-bajulmati-malang?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved