Langkah Pemerintah Menjadikan Sanur Bali Menjadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis, Dinilai Tepat

KEK Kesehatan diharapkan menjadi pilihan utama sejumlah warga yang selama ini memilih berobat ke luar negeri karena fasilitas dianggap lebih lengkap

Dok. denpasarkota.go.id
Pemandangan matahari terbit di Pantai Sanur, Bali. Dok. denpasarkota.go.id 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Langkah tepat dilakukan pemerintah Indonesia dengan mencanagkan pembangunan Daerah Sanur Bali menjadi Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Kesehatan.

KEK Kesehatan diharapkan menjadi pilihan utama sejumlah warga yang selama ini memilih berobat ke luar negeri karena fasilitas dianggap lebih lengkap

Warga Indonesia menghabiskan dana hingga 11 Miliar Dolar AS setiap tahun untuk berobat di luar negeri.

Baca juga: Villa Murah Di Kawasan Pantai Sanur Bali, Harganya Mulai Rp 160 Ribuan

 

Ilustrasi Villa murah dekat Pantai Sanur Bali
Ilustrasi Villa murah dekat Pantai Sanur Bali (Sanur Art Villas (Agoda))

Pemerintah telah mencanangkan pembangunan Sanur, Bali menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan pertama di Indonesia. Salah satu upaya mewujudkannya adalah lewat revitalisasi Hotel Grand Inna Bali Beach di Kota Denpasar.

Seperti dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno, revitalisasi hotel ini mengarah pada pembangunan KEK Kesehatan yang diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan terbaik di Indonesia.

Jangan salah bekerja sama dengan pihak-pihak luar negeri, KEK Sanur akan menjadi jawaban atas banyaknya masyarakat yang lebih memilih mendapatkan perawatan medisnya ke luar negeri karena keterbatasan fasilitas kesehatan di Indonesia.

Sebab, lanjut Sandiaga, masyarakat Indonesia menghabiskan 11 miliar dollar AS per tahun untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri.

"11 miliar dollar AS setiap tahunnya terbang ke luar negeri karena banyak masyarakat Indonesia mendapatkan layanan kesehatannya di luar negeri. Padahal, bisa sehat di negeri sendiri," kata dia dalam Weekly Press Briefing, Senin (8/8/2022).

Tak hanya pelayanan kesehatan, Sanur juga akan dipersiapkan sebagai destinasi wellness tourism dan medical tourism yang menjadi bagian dari wisata kesehatan tersebut.

"Agar bukan hanya dari luar saja yang berwisata kesehatan di Indonesia, tapi masyarakat Indonesia yang selama ini menggantungkan pelayanan kesehatannya di luar negeri bisa melirik, mendapatkan layanan kesehatannya di KEK Kesehatan Sanur, Bali," ujar Sandiaga.


Pembangunan KEK Sanur sudah Disetujui Pemerintah

Diberitakan Kompas.com, Minggu (24/7/2022), usulan pembangunan KEK Sanur telah disetujui Dewan Nasional KEK yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada sidang Dewan Nasional KEK, Jumat (22/07/2022) lalu.

keindahan alam pantai sanur
Ilustrasi panorama Pantai Sanur, Bali. SHUTTERSTOCK/TAKE PHOTO

Selanjutnya, Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan KEK Sanur melalui Peraturan Pemerintah, karena telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK.

Adapun KEK Sanur dirancang untuk menjadi KEK Kesehatan dan Pariwisata dengan rencana bisnis fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik, akomodasi hotel dan MICE, etnomedicinal botanic garden, serta commercial center.

Sedangkan untuk total lahan yang diusulkan ialah seluas 41,26 hektare dengan nilai investasi sebesar Rp 10,2 triliun dan target serapan tenaga kerja sebanyak 43.647 orang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/08/09/170500227/sanur-bali-bakal-jadi-kek-kesehatan-dan-pusat-wisata-medis

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved