Belajar Strategi Pemda Bukittinggi Mengembangkan Pariwisata, Gelar Festival

Daerah tujuan wisata lain di Indonesia perlu belajar banyak dari daerah lain yang punya strategi khusus menggaet turis, baik manca maupun lokal

Dok. Pemkot Bukittinggi
Foto Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Dok. Pemkot Bukittinggi 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM  - Daerah tujuan wisata lain di Indonesia perlu belajar banyak dari daerah lain yang punya strategi khusus menggaet turis, baik manca maupun lokal.

Satu daerah yang cukup maju pariwisatanya adalah Bukittinggi di Sumatera Barat. Kita perlu belajar banyak dari pemerintah daerah ini.

 Bagaimana strategi pemerintah Bukittinggi mengelola dan mengembangkan potensi wisatanya hingga dikenal di seantero nusantara?

Baca juga: Maskapai Garuda Komit Majukan Pariwisata, Tambah 12 Penerbangan ke Manado Dukung Festival Bunga

Kota Bukittinggi merupakan salah satu daerah yang cukup dikenal sebagai destinasi wisata pilihan di Sumatera Barat.

Pemerintah daerah dan pengelola pariwisata Bukittinggi juga memiliki strategi tersendiri untuk terus mengembangkan tempat wisata di daerahnya, terutama sebagai pemulihan pascapandemi Covid-19.

Di antaranya, dengan mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan, seperti festival dan mengembangkan tempat wisata baru.

“Kami menganggarkan beberapa kegiatan atau event, yang tentu melibatkan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dan masyarakat.

Strategi lainnya adalah bagaimana menarik kegiatan-kegiatan di pusat untuk diadakan lagi ke sini, supaya wisatawan juga bisa berdatangan ke sini," jelas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bukitinggi, Hendry, saat ditemui Kompas.com di Bukittinggi, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Dampak Ekonomi dan Budaya Makin Terasa Jika Festival Tabut Bengkulu Jadi Gelaran Internasional

Selain itu, kata dia, Bukittinggi juga terus berupaya mengembangkan obyek wisata yang baru dan anti-mainstream, sehingga variasi bagi wisatawan semakin beragam.

“Kami juga mengembangkan obyek-obyek wisata baru, sehingga Bukittingi ada lagi yang mau dikunjungi, bukan Jam Gadang saja,” ujarnya.

Beberapa tempat wisata tersebut akan melibatkan masyarakat dan pokdarwis (kelompok sadar wisata), misalnya desa wisata yang saat ini sedang disiapkan.

 

Siapkan Calendar of Event

potensi wisata bukittinggi
Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Shutterstock/Michaela Wild

Senada dengan Hendry, Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Bukittinggi, April, mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah agenda guna menarik minat wisatawan.

Di antaranya, Festival Jam Gadang, Jam Gadang Orchestra, serta Festival Jajanan Kampuang yang akan diadakan pada akhir tahun 2022.

“Bulan Desember, kami akan adakan Jam Gadang Festival. Ada pameran ekraf (ekonomi kreatif), eksibisi musik tradisional, ada juga Festival Jajanan Kampuang,” ujar April kepada Kompas.com, saat ditemui terpisah, Senin (01/08/2022).

Untuk Festival Jajanan Kampuang, April menjelaskan, pihaknya akan mengundang keluarga-keluarga yang memiliki resep masakan turun temurun dan sudah jarang diketahui, untuk kemudian dijual.

Konsepnya nanti, mereka disiapkan tenda, lalu dipersilakan untuk menjual makanan yang dibuat dan bahkan mendemonstrasikan cara pembuatannya.

ikon kota bukittinggii
Foto Jam Gadang, salah satu ikon Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Mudah-mudahan itu jadi daya tarik. Jadi penganan-penganan yang udah enggak lazim lagi cara bikinnya, misalnya neneknya yang tahu bikinnya gimana, itu dikeluarkan lagi.

Kami kerja sama dengan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), digelar bulan Desember,” terangnya.

Baca juga: 28 Negara Pastikan Ikut Festival Paduan Suara Internasional di Maumere Kabupaten Sikka Flores NTT

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved