28 Negara Pastikan Ikut Festival Paduan Suara Internasional di Maumere Kabupaten Sikka Flores NTT

Kota Maumere di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Paduan Suara Internasional tahun 2023.

UNSPLASH/AGATA HEPY PUSPITASARI
Lokasi objek wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. UNSPLASH/AGATA HEPY PUSPITASARI 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, KUPANG - Kota Maumere di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Paduan Suara Internasional tahun 2023.

Peserta International Choir Festival diperkirakan sebanyak 1.500 orang (peserta dari luar negeri) datang dari 28 negara.

Ini menjadi kebanggaan warga Flobamora juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan produk-produk UMKM, baik kuliner khas juga kain tenun atau busana adat atau daerah.

Baca juga: Rute Baru Jelajah Objek Wisata di Pantura Flores dari Labuan Bajo hingga Waiwuring di Adonara

Sebanyak 28 negara akan hadir dalam perhelatan paduan suara ini, yang

Karena event internasional ini dikemas dengan nuansa pariwisata Pulau Flores, maka dunia pariwisata berkesempatan untuk menjual objek wisatanya..

"Ada 1.500 peserta dari 28 negara yang terkonfirmasi sudah pasti hadir dalam acara International Choir Festival, yang digelar Bulan Juli 2023," ujar Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Flores (KOMPASS) Lusia Adinda Lebu Raya, usai beraudiensi dengan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (4/8/2022).

Kegiatan ini, lanjut Lusia, secara rutin digelar setiap tahun di sejumlah kota besar di Indonesia dan negara lainnya.

Menurutnya, selain akan mengikuti kompetisi paduan suara, 1.500 warga negara asing itu juga dijadwalkan berwisata ke sejumlah tempat wisata di Pulau Flores, mulai dari Flores Timur, Sikka, Ende, hingga Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga: Labuan Bajo Terus Mempercantik Diri, Andalkan Desa Wisata hingga Pulau Rinca untuk Gaet Banyak Turis

"Para peserta itu akan dibagi mulai anak-anak usia 13 tahun, remaja, hingga tingkat dewasa. Kegiatannya selama empat hari, tapi nanti mereka 10 hari akan berada di Kabupaten Sikka," kata Lusia.

Ia menambahkan bahwa kegiatan paduan suara memberlakukan sistem gugur, sehingga peserta yang gugur itu punya kesempatan untuk bisa menikmati sejumlah tempat wisata di Kabupaten Sikka.

"Kita sudah siapkan sejumlah spot-spot wisata menarik, mulai dari Kabupaten Flores Timur hingga Labuan Bajo, Manggarai Barat," ujar Lusia.

 

Pariwisata NTT tidak hanya di Pulau Komodo

danau tri warna
Danau Kelimutu atau Danau Tiga Warna di Taman Nasional Kelimutu. Dok. TN Kelimutu

Lusia mengatakan, untuk mendukung pariwisata, tidak hanya terhenti di pemikiran bahwa NTT khususnya Pulau Flores itu hanya di Pulau Komodo, tetapi juga ada beberapa daerah lainnya, seperti di Sikka, Ende, dan Flores Timur.

Sehingga, pihaknya menggelar kegiatan tersebut di Kabupaten Sikka, agar obyek wisata lainnya di Pulau Flores bisa dikenal secara luas secara internasional.

Untuk mendukung tempat penginapan yang layak, pihaknya telah melakukan survei ke sejumlah tempat, mulai dari hotel hingga rumah penduduk yang akan dijadikan homestay.

"Kita harapkan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan tadi kita sudah ketemu dengan Bapak Gubernur, beliau siap mendukung penuh kegiatan ini," ujar dia.

Baca juga: Belum Ada Pembahasan, Sandiaga Uno Sebut Tarif Konservasi Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Baru Wacana


Wakil Ketua Panitia International Choir Festival Tessa Nurak mengatakan, untuk menggelar kegiatan itu, pihaknya bekerja sama dengan Bandung Choral Society, sebuah organisasi yang bergerak mengembangkan komunitas paduan suara Indonesia.

Dalam kegiatan itu, lanjut Tessa, akan ada frendship concert, yakni semua anggota paduan suara dari beberapa negara itu akan menyanyikan lagu "Gemu Famire", yang berasal dari Maumere, Kabupaten Sikka.

"Tentunya lagi ini akan menarik ketika dinyanyikan para wisatawan dengan versi mereka," ujar Tessa.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved