Wisatawan Manca Membludak, Jumlah Kunjungan April, Mei dan Juni Naik Hampir 2.000 Persen

Kabar baik bagi dunia pariwisata Indonesia. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara membludak selama 3 bulan terakhir. april, Mei dan Juni.

SHUTTERSTOCK/Elizaveta Galitckaia
Ilustrasi Wisatawan - Seorang turis asing sedang berbelanja di Pasar Seni Ubud, Bali. SHUTTERSTOCK/Elizaveta Galitckaia 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM  - Kabar baik bagi dunia pariwisata Indonesia. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara membludak selama 3 bulan terakhir. April, Mei dan Juni.

Tidak tanggung-tanggung wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai angka hampir 2000 persen.

Kunjungan wisman ini paling banyak melalui beberapa pintu utama, terutama Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca juga: Kembali Buka untuk Wisatawan Mancanegara, Singapore Airlines Perdana ke Bali, Berikut Penjelasannya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama sebanyak 345.438 kunjungan pada Juni 2022.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan jumlah kunjungan turis asing tersebut meningkat sebesar 1.973,96 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Juni 2021 yakni 16.656 kunjungan. Itu berarti, kenaikan jumlah kunjungan wisman hampir mencapai 2.000 persen pada Juni 2022.

Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisman konsisten bertambah dalam tiga bulan berturut-turut.

“Ini menunjukkan kabar baik, dilihat dari grafik sejak April, Mei, Juni kunjungan wisman itu menunjukkan terus peningkatan, seiring dengan perbaikan mobilitas dan penanganan kesehatan di Indonesia,” ujarnya dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) melalui kanal Youtube BPS Statistics, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Genjot Wisatawan Mancanegara, Jepang Tambah Kuota Kedatangan Luar Negeri 10 Ribu Orang Tiap Hari

Secara bulanan (month to month/mtm), jumlah kunjungan wisman juga mengalami kenaikan sebesar 62,69 persen, dibandingkan Mei 2022 sebanyak 183.830 kunjungan.

Secara kumulatif Januari-Juni 2022 atau satu semester, BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebanyak 743.210 kunjungan.

Angkanya naik 929,66 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman periode yang sama 2021, yakni 72.180 kunjungan.

Margo berharap jumlah kunjungan wisatawan asing terus meningkat, karena dapat berdampak positif pada perekonomian Indonesia.

“Ini kabar baik, karena kita ketahui bersama kunjungan wisman ini akan berpengaruh besar pada ekonomi Indonesia, karena multiplier-nya (efek pengganda) hampir di seluruh sektor menerima dampak dari kunjungan wisman ke Indonesia,” terangnya.

Namun demikian, kondisinya belum pulih sepenuhnya apabila dibandingkan kunjungan wisman sebelum pandemi Covid-19. Sebagai perbandingan, jumlah kunjungan wisman pada Januari-Juni 2018 sebanyak 6,11 juta, 2019 sebanyak 6,07 juta kunjungan, dan 2020 sebanyak 2,13 juta kunjungan.

“Jadi, sudah lebih baik dari 2021, tapi kondisinya belum pulih dibandingkan sebelum pandemi 2020,” imbuhnya.

Ilustrasi turis mengunjungi Pura Besakih, Bali. (SHUTTERSTOCK/chanchai duangdoosan)
Ilustrasi turis mengunjungi Pura Besakih, Bali. (SHUTTERSTOCK/chanchai duangdoosan) (SHUTTERSTOCK/chanchai duangdoosan)

 

Kedatangan paling banyak lewat Bali

BPS mengungkapkan apabila dilihat berdasarkan pintu masuk utama, terjadi lonjakan fantastis jumlah kunjungan wisman di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Tercatat, jumlah kunjungan wisatawan asing di Bandara Ngurah Rai, Bali sebanyak 181.545 kunjungan.

Angkanya naik 57,11 persen secara bulanan (mtm) dibandingkan Mei 2022, yakni 115.553 kunjungan.

Sementara, secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan Juni 2021, maka terjadi lonjakan hingga 18,15 juta persen dari semula hanya satu kunjungan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved