Calon Penumpang Pesawat Diimbau Siapkan Sertifikat Vaksin, Fisik Maupun Digital

Menurut SE tersebut, penumpang rute domestik yang sudah mendapat vaksin dosis ketiga (booster) tidak perlu membawa hasil tes negatif antigen

FREEPIK/RAWPIXEL.COM
Ilustrasi penumpang pesawat mengenakan masker. FREEPIK/RAWPIXEL.COM 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Ketentuan pemerintah terkait syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang telah diatur dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 70/2022.

Menurut SE tersebut, penumpang rute domestik yang sudah mendapat vaksin dosis ketiga (booster) tidak perlu membawa hasil tes negatif antigen atau RT-PCR.

Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 17 Juli 2022. Bahwa vaksin booster atau dosis ketiga menjadi syarat naik pesawat. 

Baca juga: Pemerintah Siapkan Gerai Vaksin di Bandara, Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Namun, jika baru mendapat dosis kedua maka wajib menunjukkan hasil tes Antigen 1X24 jam atau RT-PCR 3X24 jam.

Sementara penumpang yang baru mendapat dosis pertama wajib menunjukkan hasil tes PCR yang diambil dalam kurun waktu 3X24 jam.

Jika syarat vaksin booster jadi syarat naik pesawat, haruskah kita menunjukkan sertifikat vaksin saat keberangkatan?

Baca juga: Manfaatkan Relaksasi Syarat Perjalanan, Para Pemudik Mulai Memadati Pelabuhan Semayang


Haruskah Tunjukkan Sertifikat Vaksin Saat Naik Pesawat?

Sejalan dengan berlakunya SE Kemenhub Nomor 70 /2022, di setiap bandara Angkasa Pura II calon penumpang yang akan berangkat akan diminta memindai QR Code aplikasi PeduliLindungi di bandara.

Kemudian, hasil pemindaian akan ditunjukkan kepada petugas maskapai.

Apabila hasil pemindaian menunjukkan warna kuning atau merah di aplikasi PeduliLindungi, maka calon penumpang harus melengkapi dengan hasil tes antigen atau PCR sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika hasil pemindaian menunjukkan warna hijau di aplikasi PeduliLindungi, artinya calon penumpang sudah memenuhi persyaratan kesehatan, yakni sudah vaksinasi booster atau sudah tes Covid-19 sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat memproses keberangkatan.

"Verifikasi dokumen vaksinasi atau hasil tes Covid-19 di luar aplikasi PeduliLindungi akan dilakukan oleh petugas KKP Kementerian Kesehatan di bandara," kata VP of Corporate Communication Angkasa Pura II, Akbar Putra Mahardika, kepada Kompas.com, Kamis (28/07/2022).

Baca juga: Liburan Sekolah dan Kemudahan Syarat Perjalanan, Jumlah Wisatawan ke Banda Aceh Meningkat Tajam

Pemeriksaan Sertifikat Vaksin oleh Maskapai

Sementara itu, pihak maskapai juga akan memeriksa status vaksinasi penumpang.

Sertifikat booster dapat ditunjukan melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum melakukan penerbangan.

"Petugas kami akan melakukan pemeriksaan kembali sertifikat vaksin booster pada aplikasi PeduliLindungi pada saat di area check-in counter," sebagaimana disampaikan VP Corporate Secretary and CSR PT Citilink Indonesia, Diah Suryani, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (28/7/2022).

Diah mengatakan, prosedur ini berlaku sesuai syarat dokumen penerbangan dalam ketentuan SE 70 Tahun 2022 tentang perjalanan dalam negeri dan SE 71 tahun 2022 bagi perjalanan luar negeri.

 

Pemeriksaan Status Vaksin di Bandara

Beberapa penumpang sudah merasakan pengalaman naik pesawat setelah syarat vaksin booster diberlakukan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved