Kota dan Katedral Vigan, Warisan Dunia UNESCO di Filipina Digoyang Gempa, Ini Kondisinya Sekarang

Kota Vigan dan Katedral Vigan di dalamnya sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO ikut digoyang gempa dahsyat berkekuatan 7 skala Richter.

Daniel Andis
Kota Vigan, situs warisan dunia di Filipna terdampak gempa 7 SR pada Rabu (27/7/2022). Daniel Andis 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Kota Vigan dan Katedral Vigan di dalamnya sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO ikut digoyang gempa dahsyat berkekuatan 7 skala Richter.

Akibat gempa dasyat tersebut beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Beberapa stasion kereta api menghentikan pelayanannya sementara.

Baca juga: Jepang Buka Museum Peringatan Gempa Bumi dan Bencana Nuklir 2011 di Fukushima

Gempa berkekuatan tujuh skala Richter melanda utara Filipina pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 08.43 pagi waktu setempat.

Dilansir dari New York Times, Rabu, menurut informasi Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, pusat gempa diketahui ada di bagian barat laut Luzon, pulau terpadat di Filipina.

Gempa ini lantas menimbulkan kerusakan yang cukup parah di sejumlah bangunan hingga fasilitas umum, salah satunya jembatan. Beberapa stasiun di Kota Manila juga dikabarkan ikut menghentikan sementara layanan kereta api.

Salah satu daerah yang terdampak adalah Kota Vigan di Provinsi Ilocos Sur, Filipina, yang berjarak sekitar 43 kilometer dari pusat gempa.

Beberapa bangunan di kota yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO ini dilaporkan mengalami kerusakan. Termasuk bangunan cagar budaya Katedral Vigan yang terletak di sepanjang area Calle Crisologo.

Katedral Vigan sendiri dikenal sebagai Katedral Metropolitan Konversi Rasul Santo Paulus, yang menjadi bagian dari deklarasi Situs Warisan Dunia UNESCO untuk kota tersebut pada tahun 1999.

Baca juga: Gempa M 5,3 Guncang Gunungkidul DIY, BMKG Peringatkan Adanya Gempa Susulan


Sekilas tentang Vigan, Situs Warisan Dunia UNESCO di Filipina

kota vigan pascagempa
Kota Vigan di Filipina, situs warisan dunia UNESCO (Shutterstock/Joseph Oropel)

Dikutip dari situs web UNESCO, Kota Vigan berdiri pada abad ke-16 sebagai kota kolonial Spanyol di Asia yang masih terjaga dengan baik.

Arsitekturnya mencerminkan perpaduan elemen budaya dari China, Eropa, dan Meksiko, sehingga menghasilkan lanskap kota yang unik di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Pada zaman dahulu, Vigan menjadi pos perdagangan penting sebab letaknya yang ada di delta Sungai Abra, di sepanjang garis pantai barat laut pulau utama Luzon di Provinsi Ilocos Sur.

Sesuai namanya, kawasan ini dihuni oleh keluarga kaya yang berasal dari campuran Tionghoa-Ilocano, dengan jejak bangunan bersejarah di seluruh kota.

Sebagian besar bangunan yang ada diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke-18 hingga akhir abad ke-19.

Kota Vigan dinilai unik karena telah mempertahankan sebagian besar karakter kolonial Hispanic-nya (kebudayaan bangsa Spanyol), terutama untuk pola jalan dan tata kota.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vigan, Warisan Dunia UNESCO di Filipina yang Terdampak Gempa", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/07/27/141841027/vigan-warisan-dunia-unesco-di-filipina-yang-terdampak-gempa?page=all#page3.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved