Prediksi Embun Es di Dataran Tinggi Dieng, Jika Malam Cerah tanpa Angin, Pagi Akan Muncul Upas

Meski ada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang memiliki peralatan memadai dan tenaga ahli yang andal, kadang prediksinya meleset

KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
Candi Arjuna Dieng yang berselimut kabut di pagi hari. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Fenomena alam memang unik karena sepenuhnya faktor alam. Sulit memprediksi.

Demikian juga soal cuaca. Meski ada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang memiliki peralatan memadai dan tenaga ahli yang andal, kadang prediksinya meleset.

Maka perlu kesabaran untuk melihat fenomena alam ini. Seperti embun es di Dataran Tinggi Dieng ini.

Baca juga: Pengelola Wisata Dieng Perlu Mewajibkan Vaksin Booster Sebagai Syarat bagi Wisatawan

Embun es atau embun upas merupakan fenomena unik yang bisa dijumpai pada waktu tertentu di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Hari ini, Selasa (26/7/2022), embun es kembali menyelimuti Dataran Tinggi Dieng, seperti disampaikan oleh Kepala UPT Dieng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Sri Utami.

"Sudah dijelaskan BMKG terkait dengan fenomena embun selama 2022, embun es atau salju hari ini turunnya di komplek Candi Arjuna. Untuk saat ini sudah dua hari berturut-turut," kata Sri saat dihubungi Kompas.com, Selasa.

Ia menjelaskan, saat musim kemarau, pihak pengelola di lapangan melihat fenomena ini antara bulan Juli hingga September, jika berkaca dari tahun sebelumnya.

Meski Sri juga menyampaikan bahwa fenomena embun es Dieng tidak dapat diprediksi secara pasti.

Baca juga: Ini Deretan Objek Wisata Alam di Jawa Tengah, Ada Kawah Candradimuka, Gunung Sikunir dan Dieng Kulon

Waktu Terbaik Melihat Embun Upas Dieng

embun di dedaunan
Embun es di lapangan kompleks Candi Arjuna Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (4/1/2022). KOMPAS.COM/DOK UPT OBYEK WISATA DIENG

Menurut Sri, waktu terbaik untuk melihat embun es di Dieng adalah pada pagi hari, sebelum matahari terbit.

"Pagi tadi suhunya tiga minus satu derajat celsius, ini udah memuai. Seiring matahari terbit, embun beku pun sudah mencair," kata dia.

Ia melanjutkan bahwa daerah untuk melihat embun es yang juga mudah dicapai wisatawan adalah kompleks Candi Arjuna.

"Kalau yang langsung, subuh sudah ada di situ. Biasanya kalau ada fenomena (embun es), setengah enam pagi. Kalau jam tujuh memang masih (ada), tapi seiring panas matahari, nanti embun itu sudah memuai," ujarnya.

Bagi wisatawan yang ingin melihat fenomena embun es, dia berpesan agar dapat memperhatikan kondisi cuaca pada malam harinya.

Baca juga: Dieng Culture Festival 2022 Digelar September, Ada Aksi Bersih Lestari dan Pagelaran Seni Tradisi

"Biasanya kalau malam hari cuaca cerah, tidak ada angin, pagi harinya akan muncul embun es," tutur dia.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa belakangan ini angka kunjungan wisatawan ke Dieng mulai naik. Hal ini karena banyak dari mereka yang berburu embun upas, sejak 30 Juni hingga saat ini.

"Tapi kalau tadi pagi, karena ini hari kerja juga jadi yang menginap tidak banyak, sekitar 20-an orang saja," ujarnya.

Terakhir, ia memberikan beberapa tips bagi para wisatawan yang berminat untuk berburu embun es. Di antaranya, menyiapkan diri dengan memakai jaket yang tebal, syal, dan sarung tangan.

"Sama cukup makan dan minum, karena Dieng itu dingin sekali pada suhu segitu," pungkas Sri.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Waktu Terbaik untuk Melihatnya", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/07/26/110540327/embun-upas-dieng-muncul-lagi-ini-waktu-terbaik-untuk-melihatnya?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved