Menparekraf Sandiaga Uno Harap Citayam Fashion Week Tetap Menjadi Milik Publik Bukan Elite

Kreativitas anak muda yang bernialai positif harus diapresiasi dan didukung, bukan merebut potensinya.

KOMPAS.COM/DINNO BASKORO
Foto Vincent, remaja SCBD di Citayam Fashion Week berjalan bak model di zebra cross kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta, Rabu (20/7/2022).  KOMPAS.COM/DINNO BASKORO 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Kreativitas anak muda yang bernialai positif harus diapresiasi dan didukung, bukan merebut potensinya.

Seperti harapan Menparekraf Sandiaga Uno agar Citayam Fashion Week tetap menjadi milik anak-anak muda, para kreator dan sepenuhnya menjadi milik publik.

Pemerintah harus mencegah pihak-pihak tertentu yang ingin memilikinya secara hukum. Pemerintah harus melindungi hak-hak anak muda, terkait kehadiran Citayam Fashion Week ini.

Baca juga: Mestinya Anak Muda Kreatif Ini Diberi Panggung, Citayam Fashion Week Bikin Macet

Menteri Pariwisata dan Eknomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan apresiasinya terhadap muda-mudi yang berkontribusi atas kelahiran Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Popularitas remaja SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok) itu, dilatari oleh aksi mereka berjalan bak model di tempat penyeberangan, sambil mengenakan busana nyentrik nan unik.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Senin (25/7/2022), dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), saat ini ada dua figur yang berupaya untuk mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) menggunakan merek "Citayam Fashion Week".

Keduanya yakni aktor peran Baim Wong melalui perusahaan Tiger Wong Entertainment dan influencer Indigo Aditya Nugraha melalui perusahaannya.

Roy (Citayam), Mami (Tanah Abang), dan Oman (Tanah Abang) memanfaatkan zebra cross untuk ajang unjuk pakaian di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Fenomena Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas mendadak viral karena gaya busana nyentik yang didominasi anak muda dari Depok, Citayam, dan Bojonggede. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Roy (Citayam), Mami (Tanah Abang), dan Oman (Tanah Abang) memanfaatkan zebra cross untuk ajang unjuk pakaian di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Fenomena Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas mendadak viral karena gaya busana nyentik yang didominasi anak muda dari Depok, Citayam, dan Bojonggede. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)


Menparekraf Akan Koordinasi Langsung dengan Baim Wong

Menanggapi informasi tersebut, Sandiaga mengaku cukup terkejut dan baru akan membahasnya langsung bersama Baim Wong.

"Saya juga baru mendapat berita ini, dan saya belum berkoordinasi dengan mas Baim, karena saya kenal baik dengan dia, beliau adalah mitra dari beberapa kegiatan Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif). Saya membacanya juga cukup terkejut," katanya dalam Weekly Press Briefing secara daring, Senin (25/7/2022).

Ia melanjutkan, meski hal ini secara hukum bisa dilakukan oleh siapa saja, namun dirinya meminta agar Citayam Fashion Week tidak dimonopoli oleh sekelompok elite, dan tetap milik publik secara luas.

"Kalau saya baca sekilas, niatnya baik agar memberikan perlindungan dan bekerja sama dengan sekelompok anak-anak SCBD ini. Namun, perlu kita pastikan agar tidak kembali lagi menjadi monopoli para elite," tuturnya.

Dampak lainnya, tambahnya, beberapa hari lalu remaja SCBD ini jadi terpinggirkan akibat kehadiran anak-anak Ibu Kota yang justru mendominasi ruang kreatifitas publik tersebut.

Tiga remaja asal Depok (Rifki - Boy - Ridho) mengaku senang nongkrong di Citayam Fashion Week, Selasa (20/7/2022). KOMPAS.COM/DINNO BASKORO
Tiga remaja asal Depok (Rifki - Boy - Ridho) mengaku senang nongkrong di Citayam Fashion Week, Selasa (20/7/2022). KOMPAS.COM/DINNO BASKORO (KOMPAS.COM/DINNO BASKORO)

"Yang saya khawatirkan terjadinya sebuah jurang pemisah antara kita yang ada di perkotaan dengan adik-adik kita yang notabene baru belajar, tapi berhasil mencetuskan suatu revolusi dan demokratisasi dari sub-sektor fashion ini," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar para remaja SCBD dapat terfasilitasi dan terberdayakan lewat kehadiran Citayam Fashion Week, bukan sebaliknya.

"Saya masih ingin berkoordinasi dengan Baim Wong, yang terpenting adalah anak-anak SCBD ini tidak ada yang tersandera dengan nanti brand Citayam Fashion Week itu (jika) sudah di-merek-kan dan diinstitusionalisasikan," pungkas dia.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Citayam Fashion Week Diharapkan Tak Dimonopoli Para Elite", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/07/26/101833827/citayam-fashion-week-diharapkan-tak-dimonopoli-para-elite.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved