Sandiaga Sebut Persiapan G20 di Bali, Revitalisasi Terminal Bandara dan Tempat Wisata Sesuai Rencana

Konferensi Tingkat Tinggi G20 bakal dilaksanakan pada November 2022 mendatang. Persiapan acara tersebut menurut Menparekraf Sandiaga Uno on the Track

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Penampakan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dari udara usai diresmikan di Kuta Selatan, Bali, Minggu (25/9/2018). Patung setinggi 121 meter dengan lebar 64 meter tersebut resmi diresmikan dan menjadi patung tertinggi ketiga di dunia. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Konferensi Tingkat Tinggi G20 bakal dilaksanakan pada November 2022 mendatang. Persiapan acara tersebut menurut Menparekraf Sandiaga Uno on the Track

Persiapan sedang berlangsung dan sesuai rencana, termasuk bandara, venue untuk menyambut peserta dan tempat wisata.

Sandiaga memperkirakan persiapan bakal rampung pada minggu ketiga bulan Oktober

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung November 2022 di Bali sudah sesuai rencana atau on the track.

Hal ini termasuk persiapan terkait bandara, venue untuk menyambut delegasi dari berbagai negara, hingga tata kelola sampah di tempat wisata.

Baca juga: Kopi Flores jadi Minuman Resmi Side Event Presidensi G20 di Labuan Bajo, Berikut Alasannya

“Persiapan diprediksi selesai Oktober di pekan ketiga atau keempat. Terminal VVIP Bandara Ngurah Rai telah direvitalisasi dan akan digunakan sebagai tempat parkir pesawat tempat kedatangan para pejabat tinggi negara G20," kata dia.

Pernyataan itu Sandiaga sampaikan dalam Weekly Press Briefing yang digelar hybrid, Senin (18/7/2022).

Ia melanjutkan, pengamanan bagi kepala negara serta tamu dari berbagai negara akan dikoordinasikan dengan TNI dan Polri.

Selain itu, persiapan infrastruktur dan logistik juga telah disiapkan di berbagai tempat, khususnya akomodasi transportasi bagi delegasi G20.

Kemudian, persiapan terkait jaringan komunikasi, jalan raya, jaringan listrik, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

 

“Kami juga meninjau persiapan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan tata kelola sampah di beberapa Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, Recycle (TPST 3R)," imbuh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Tinjauan langsung di Bali ini ia lakukan bersama Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan beberapa waktu lalu.

Sandiaga juga menyebut bahwa pihaknya akan menggandeng para pelaku UMKM untuk membantu dalam penyediaan suvenir bagi para delegasi.

Desa-desa wisata khususnya di Bali akan dilibatkan, kata dia, sehingga pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di sekitar akan bisa ikut merasakan manfaat dari agenda G20.


Angkat Isu Keberlanjutan

Menparekraf Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf berupaya berperan aktif dalam menindaklanjuti arahan Presiden untuk menjadi contoh melalui G20. Dalam hal mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata.

puri agung karangasem bali
Puri Agung Karangasem di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Puri ini tengah disiapkan menjadi venue kunjungan delegasi KTT G20 Bali. Manggala Puri Agung Karangasem.

Lebih lanjut, ia menyebut adanya kegiatan FGD Pengelolaan Food Waste pada industri pariwisata sebagai upaya mengatasi perubahan iklim yang berasal dari sampah makanan dengan seluruh stakeholder industri pariwisata.

“Kemenparekraf juga telah meluncurkan Carbon Footprint, dimana Carbon Offset Calculator diperlukan untuk menghitung berapa besar emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas perjalanan wisata," ujarnya.

Selain itu, Kemenparekraf juga akan mengadakan side event G-20 yaitu Indonesia Wellness Tourims Conference and Festival (IWTCF), yang akan diselanggarakan 5-7 Agustus 2022 di Solo, Jawa Tengah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved