Kemiringan Menara Pisa di Italia Pernah Mencapai 5,5 Derajat, Yuk Cari Tahu Penyebabnya

Melihat bangunan yang posisinya miring sedikit saja orang sudah protes dan tak akan mendekat. Hal berbeda terjadi di Pisa, satu kota di Italia.

SHUTTERSTOCK
Menara Pisa di Italia, berdiri miring, berikut penyebabnya. SHUTTERSTOCK 

TRIBUNKALTIM.CO - Melihat bangunan yang posisinya miring sedikit saja orang sudah protes dan tak akan mendekat. Hal berbeda terjadi di Pisa, satu kota di Italia.

Di kota Pisa ini, ada sebuah menara berlantai delapan, berdiri miring. Namun karena konstruksi bangunan yang kuat sehingga menara yang populer dengan sebutan Menara Pisa itu bisa bertahan hingga kini.

Menara Pisa ini diperkirakan bertahan hingga 200 tahun ke depan

Menara Pisa di Kota Pisa, Italia, menjadi salah satu bangunan ikonik dari negara tersebut berkat kemiringannya yang pernah mencapai 5,5 derajat. Sejumlah pengerjaan telah dilakukan guna "meluruskan" bangunan ini.

Alhasil, kemiringan Menara Pisa bisa diturunkan hingga kurang dari empat derajat, dilansir dari Britannica.com, Sabtu (26/3/2022).

Salah satu penyebab Menara Pisa miring adalah lokasinya yang ada di tanah yang tidak padat, tepatnya di antara Sungai Arno dan Serchio. Tanahnya terdiri dari tanah liat, pasir halus, dan kerang.


Proses Pembangunan Hampir 200 Tahun

Pembangunan menara ini memakan waktu hampir 200 tahun, tepatnya dari tahun 1173. Menara ini didesain memiliki tinggi sekitar 56 meter dan dibuat dari marmer putih.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (29/2/2020), pada mulanya menara yang masuk Situs Warisan Dunia UNESCO ini dapat berdiri tegak. Namun, pada tahun 1178, bangunannya mulai miring meski proses pembangunan belum selesai.

Tiga dari delapan lantai telah selesai dibangun ketika fondasi bangunan yang tidak rata mulai terlihat. Perang pun terjadi pada waktu itu, sehingga proses pembangunan Menara Pisa terhenti selama hampir satu abad.

awas menara miring
Ilustrasi Menara Pisa di Kota Pisa, Italia. UNSPLASH/Ray Harrington

Jeda tersebut dinilai membantu fondasi bangunan untuk bertahan, serta mencegah kemungkinan untuk runtuh lebih awal. Selanjutnya, proses pembangunan Menara Pisa dipenuhi upaya untuk menanggulangi kemiringan.

Salah satunya lantai-lantai baru yang dibuat lebih tinggi di sisi menara yang pendek, namun hal tersebut justru membuat bangunan semakin miring. Terdapat tujuh lonceng yang dipasang di Menara Pisa, dengan lonceng paling besar memiliki berat kira-kira 3.600 kilogram.

Pada awal abad ke-20, beberapa lonceng yang lebih berat sengaja tidak diaktifkan karena diyakini gerakan mereka berpotensi memperparah kemiringan menara.

 Beberapa insinyur memperkirakan bahwa Menara Pisa tidak akan roboh dalam kurun waktu 200 tahun mendatang, kecuali jika ada gempa kuat di wilayah Tuscany dan Pisa.

Sebagai informasi, Menara Pisa bukan satu-satunya bangunan yang miring di kota tersebut, dikutip dari The Travel.

Ada pula menara lonceng Gereja St Nicola dan menara lonceng Gereja St. Michele dei Scalzi. Keduanya miring karena berdiri di tanah yang tidak padat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Kenapa Menara Pisa di Italia Miring ", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/03/27/073100227/alasan-kenapa-menara-pisa-di-italia-miring-?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved