Warga Desa Tegallalang Bali Diharap Pertahankan Kelestarian dan Kesakralan Tradisi Ngerebeg

Pulau Bali sangat terkenal dengan berbagai kekayaan wisata, kebudayaan, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang selalu menarik untuk dikunjungi

Tribun-bali.com
Tradisi Ngerebeg di Desa Tegallalang, Pengayah Harus Lewati 2 Kuburan dan 7 Banjar. Tribun-bali.com 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM  - Pulau Bali sangat terkenal dengan berbagai kekayaan wisata, kebudayaan, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang selalu menarik untuk dikunjungi.

Bali memang sudah sangat populer di dunia. Setiap tahun jutaan wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung dan berlibur di Bali.

Ada yang berhari-hari, berminggu-minggu bahkan ada yang berbulan-bulan. Mereka betah berlama-lama di Bali karena ingin menikmati setiap objek wisata dan hiburan yang tak membosankan.

Baca juga: Subak Jatiluwih, Objek Wisata Warisan Budaya Dunia Ini Pernah Dikunjungi Obama

Bali, selain memiliki kekayaan berupa benda, tradisi, pariwisata, juga memiliki Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Seperti tradisi ngerebeg di Desa Adat Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Adapun sertifikat penetapan tradisi ngerebeg sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia diteken oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada 7 Desember 2021 di Jakarta.

"Dengan telah ditetapkannya tradisi ngerebeg sebagai Warisan Budaya Tak Benda, maka Desa Adat Tegallalang bertekad untuk terus menjaga kelestarian dan kesakralan tradisi ini," tutur Bendesa Adat Tegallalang, I Made Kumarajaya, Rabu (13/7/2022).

Tradisi Mapeed dan Ngarebeg di Tabanan
Tradisi Mapeed dan Ngarebeg saat Pujawali Pura Dalem Kahyangan Kedaton Tabanan - Tribun-bali.com

Tradisi Ngerebeg yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia tersebut ramai disaksikan wisatawan mancanegara.

Tradisi ngerebeg, lanjutnya, adalah warisan turun-temurun. Tradisi ini digelar sehari menjelang piodalan Pura Duur Bingin di Desa Adat Tegallalang, setiap enam bulan sekali berdasarkan sistem penanggalan Bali, tepatnya pada Wraspati Umanis Pahang.

Baca juga: Fakta Tentang Memek, Kuliner Aceh yang Jadi Warisan Budaya Indonesia

Tradisi ini dijalani oleh anak-anak dan remaja, yang tubuhnya dipenuhi hiasan menyeramkan.

Mereka pun mengikuti arak-arakan keliling desa sembari membawa hiasan penjor dari pelepah salak dan pelepah daun jaka atau aren.

"Prosesi ritual ngerebeg bermakna menetralisir pengaruh negatif dan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sebagai ucapan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tradisi Ngerebeg di Bali Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/07/14/070300527/tradisi-ngerebeg-di-bali-jadi-warisan-budaya-tak-benda-indonesia.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved