Restoran Sajie Balikpapan Kolaborasikan Makanan Timur Tengah dengan Lidah Indonesia

Makanan Khas Timur Tengah memang terkenal kaya akan rasa rempah-rempahnya. Untuk menikmatinya masyarakat tak perlu jauh-jauh keluar negeri.

TRIBUNKALTIM.CO/AZHARI NORIS
Restoran Sajie Balikpapan yang menyediakan makanan khas Timur Tengah. TRIBUNKALTIM.CO/AZHARI NORIS 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM, BALIKPAPAN- Makanan Khas Timur Tengah memang terkenal kaya akan rasa rempah-rempahnya. Untuk menikmatinya masyarakat tak perlu jauh-jauh keluar negeri. Cukup singgah ke Restoran Sajie yang menyediakan makanan khas timur tengah. Rabu (13/7/2022).

Restoran khas timur tengah ini terletak di kawasan Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 15. Gunungsari Ilir, kec Balikpapan tengah.

Nama Sajie sendiri diambil dari nama owner restoran tersebut, Muhammad Sajie. Saat berbincang dengan Tribun Kaltim dalam kanal YouTube Tribun Kaltim Official bertajuk Icip Bosque, ia juga mengatakan pemilihan nama tersebut agar lebih mudah dihapal.

Baca juga: Rumah Makan Minang Raya Balikpapan Sediakan Empat Lauk Best Seller, Ini Dia

"Saya pilih nama sajie, karena mudah dihapal. Dan juga nama saya sendiri, hahaha" ucapnya sembari tertawa.

Awalnya ia menjual makanan khas Suriah yang kerap disebut Syawarma ditahun 2021. Namun setelah banyaknya permintaan pelanggan untuk membuat restoran khas timur tengah, ia pun merealisasikannya.

"Mulai dibangun tahun 2021 awalnya. Kami setelah buka pertama itu makanan pertama yang saya buat itu syawarma Suriah. Setelah itu banyak permintaan dari teman-teman, juga dari pelanggan saya untuk buka makanan timur tengah secara umum. Apalagi saya juga hobi masak, jadi akhirnya saya memutuskan untuk buka restoran," jelasnya.

serbuuu
Restoran Sajie Balikpapan yang menyediakan makanan khas Timur Tengah. TRIBUNKALTIM.CO/AZHARI NORIS

Selain itu, Sajie melihat antusias masyarakat Indonesia yang gemar menyantap makanan khas timur tengah. Ia juga berinisiatif membuka lapangan pekerjaan dengan membangun rumah makan tersebut.

"Karena saya memang melihat banyak orang Indonesia suka sama makanan timur tengah. Saya liat memang rata2 bangga kalau makan makanan timur tengah. Akhirnya saya putuskan insya Allah bisa peluang untuk usaha dan bantu banyak tenaga kerja juga," ujarnya.

Dalam masakan khasnya, Pria yang sudah 12 tahun di Indonesia tersebut menyesuaikan masakannya dengan lidah orang Indonesia, namun tanpa menghilangkan ciri khas Timur Tengahnya.

Baca juga: Harga Boleh Banding Rasa Siap Tanding, Prinsip Rumah Makan Minang Raya Balikpapan, Bertahan 20 Tahun

"Saya sebenarnya berusaha untuk memberikan makanan yang lebih cocok ke lidah orang Indonesia dan tidak jauh berbeda dengan aslinya Arab. Jadi saya berusaha, karena saya sudah lama sekitar 12 tahun di Indonesia, saya berusaha untuk sesuaikan dengan lidah Indonesia.

Dan ada yang saya kombinasikan, dan ada yang tidak, ada yang masih ori, ada yang sudah dikombinasi supaya cocok dilidah Indonesia juga," pungkasnya. (TribunKaltim.co/Ardiana Kinan)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved