Pemerintah Siapkan Gerai Vaksin di Bandara, Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Pemerintah akhirnya menetapkan vaksin dosis ketiga atau booster menjadi syarat perjalanan dalam negeri dan berbagai kegiatan masyarakat.

Tribun Kaltim
Suasana layanan penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Kini vaksinasi Booster menjadi syarat perjalanan. Tribun Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah akhirnya menetapkan vaksin dosis ketiga atau booster menjadi syarat perjalanan dalam negeri dan berbagai kegiatan masyarakat.

Tujuannya agar semua warga bisa mendapatkan vaksin hingga dosis 3 khusus orang dewasa di atas 17 tahun. 

Dan untuk mencapai target vaksinasi bagi seluruh warga Indonesia, Pemerintah akan menyediakan gerai vaksinasi di setiap bandar udara di seluruh Indonesia.

 

Pengumuman keputusan pemerintah mengenai vaksinasi dosis 3 menjadi syarat perjalanan dan kegiatan masyarakat disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Penyampaian itu mengacu pada hasil rapat terbatas (ratas) terkait penanganan Covid-19.

Vaksinasi dosis ketiga atau booster Covid-19 akan menjadi syarat perjalanan dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya.

"Tentu dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan berbagai perjalanan," demikian ujarnya, mengutip YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/7/2022).

Berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo, untuk meningkatkan capaian vaksinasi dosis satu, dua dan tiga, akan segera disiapkan gerai vaksinasi di bandara. Gerai tersebut akan menyediakan penyuntikan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat.

Baca juga: Liburan Sekolah dan Kemudahan Syarat Perjalanan, Jumlah Wisatawan ke Banda Aceh Meningkat Tajam

Baca juga: Manfaatkan Relaksasi Syarat Perjalanan, Para Pemudik Mulai Memadati Pelabuhan Semayang

"Jadi tadi arahan bapak presiden untuk di airport disiapkan vaksnasi dosis ketiga," katanya.

Ketua Umum Partai Golkar itu menuturkan bahwa hal ini juga mempertimbangkan tingkat vaksinasi di sejumlah wilayah luar Jawa dan Bali yang masih di bawah 50 persen untuk dosis kedua.

Sementara untuk dosis ketiga masih di bawah 20 persen.

"Untuk luar Jawa Bali yang masih di bawah 50 persen ada di Maluku, Papua, dan Papua Barat untuk dosis 2. Rata-rata dosis 3 masih di bawah 20 persen," ujarnya.

Perpanjangan PPKM di luar Jawa dan Bali Di samping itu, akan diberlakukan pula perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali, mulai dari 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

Baca juga: Syarat Perjalanan Selama Pandemi Covid, Berlaku Mulai Agustus 2021

Perpanjangan PPKM ini meliputi 385 kabupaten/kota di level satu dan satu kabupaten di level dua, yakni Sorong di Papua Barat.

Menurut laporan kasus harian per 3 Juli, Airlangga menyebut bahwa di Indonesia terdapat 1.614 kasus dan kasus tersebut masih berada di bawah positivity rate WHO, yakni 5 persen.

“Kalau dari segi kasus secara nasional 1.614, Jawa-Bali masih mewakili mayoritas atau 95 persen yaitu 1.579 kasus. Sedangkan luar Jawa-Bali 35 kasus atau 4,07 persen. Kalau kita lihat dari kasus harian tertinggi di luar Jawa Bali adalah Kalimantan Selatan dan Sumatra Utara masing-masing 77 dan 67 kasus,” papar Airlangga.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat", Klik untuk baca: https://travel.kompas.com/read/2022/07/04/161031227/vaksin-booster-akan-jadi-syarat-perjalanan-dan-kegiatan-masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved