Alasan Pramugari Berusia 86 Tahun, Tertua dan Terlama, Setia pada Rute New York-Washington-Boston

Menjadi pramugari itu tidak mudah. Selain dituntut berparas cantik, kemampuan intelektual tinggi, pramugari juga dituntut memiliki fisik yang kuat

SAM SWEENEY VIA TANGKAP LAYAR VIDEO ABC NEWS
Betty Nash, menjadi pramugari hingga usia 86 tahun. SAM SWEENEY VIA TANGKAP LAYAR VIDEO ABC NEWS 

TRIBUNKALTIM.CO - Menjadi pramugari itu tidak mudah. Selain dituntut berparas cantik, kemampuan intelektual tinggi, pramugari juga dituntut memiliki fisik yang kuat.

Lalu bagaimana dengan pramugari tertua dan terlama yang hingga kini masih terus berkarya? Bahkan usianya kini sudah 86 tahun.

Pramugari itu bernama Bette Nash. Dia sudah mencatat 65 tahun terbang, sejak tahun 1957.

 

Menarik juga untuk mengetahui perjalanan karirnya sebagai pramugari, hingga usianya mencapai 86 tahun kini.

Pramugari American Airlines, Bette Nash akhirnya dinobatkan sebagai pramugari tertua dan terlama di dunia.

Rekor tersebut dicatat dalam Guinness World Records (Rekor Dunia Guinness).

Nash bekerja sebagai pramugari hingga usia 86 tahun, dikutip dari ABC, Minggu (3/7/2022).

Ia mulai terbang sebagai pramugari sejak 1957 dan tahun ini akan merayakan 65 tahun penerbangan.

Baca juga: Pramugari Ungkap Pesawat Boeing atau Airbus yang Paling Nyaman untuk Bekerja

Lantaran sudah lama mengabdi sebagai pramugari, dia diperbolehkan memilih rute mana pun yang diinginkan.

Namun, Nash lebih memilih setia pada rute penerbangan New York-Washington-Boston.

Nash memilih rute tersebut karena membuatnya tetap bisa pulang ke rumah setiap malam untuk merawat putranya yang cacat.

Sambil mengenang saat dirinya baru pertama kali terbang, Nash mengatakan bahwa dulu penumpang yang hendak naik pesawat harus membeli asuransi jiwa dari mesin penjual otomatis.

Ia juga mengingat soal aturan pada masa lalu bahwa pihak maskapai akan memeriksa para pramugari di rumah demi memastikan dia tidak tinggal dengan seorang pria. Pemeriksaan itu dilakukan karena aturan menyebutkan pramugari harus lajang.

Baca juga: Upgrade Kursi Pesawat Ternyata Tidak Sulit, Pramugari Ini Beberkan Syaratnya Hanya Berikan Starbucks

Baca juga: Tak Hanya Paras Cantik, Pramugari Ungkapkan Persyaratan Pendukung Ketika Bekerja di Kabin Pesawat


Peraturan lainnya adalah terkait berat badan. Dulu, sebelum terbang pramugari harus menimbang berat badan terlebih dahulu.

Jika angkanya dinilai tak sesuai standar, maka mereka tidak diizinkan terbang dan pramugari lain akan menggantikannya.

“Anda harus memiliki tinggi badan dan berat badan tertentu. Dulu mengerikan. Anda harus terus-menerus menimbang. Jika (berat badan) Anda tetap seperti itu, mereka akan mengurangi gaji,” kata Nash pada 2017 kepada ABC.

Nash mulai karier sebagai pramugari di Eastern Airlines, lalu sejumlah maskapai mulai melakukan merger, termasuk dengan maskapai milik Donald Trump pada akhir 1980-an.

ketika masih muda, cantik ya
Pramugari Betty Nash ketika usia muda. SAM SWEENEY VIA TANGKAP LAYAR ABC NEWS

Baca juga: Pilot dan Pramugari Cedera Parah Ketika Pesawat Mengalami Turbulensi, Kisahnya Sungguh Dramatis

Setelah melewati banyak pengalaman sebagai pramugari, Nash berakhir bekerja di American Airlines.

Pada masa awal penerbangan, penumpang akan membayar pramugari ketika naik pesawat. Nash menyebutkan, untuk penerbangan New York dan Washington ia dibayar sekitar 12 Dollar AS atau saat ini setara sekitar Rp 179.000.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved