Para Dokter Belum Satu Suara Soal Usia Minimal Bayi Boleh Naik Pesawat, Garuda Punya Aturan Sendiri

Mengajak bayi melakukan perjalanan jauh cukup berisiko, terutama bayi yang berusia di bawah satu bulan. Pasalnya, bayi di bawah satu bulan belum

Flickr/Kentaro IEMOTO
Garuda Indonesia. Pesawat plat merah ini punya aturan sendiri terkait usia bayi yang boleh atau tidak boleh naik pesawat. Flickr/Kentaro IEMOTO 

TRIBUNKALTIM.CO - Mengajak bayi melakukan perjalanan jauh cukup berisiko, terutama bayi yang berusia di bawah satu bulan. Pasalnya, bayi di bawah satu bulan belum menerima imunisasi lengkap

Selain itu berbagai hal harus dipersiapkan dan diperiksa secara cermat, seperti kondisi kesehatan dengan meminta saran dokter.

Hal yang agak riskan yakni bayi harus naik pesawat untuk menempuh perjalanan jauh. Untuk usia bayi yang boleh naik pesawat masih terjadi perbedaan pendapat di antara para dokter.

 

Membawa bayi naik pesawat bukanlah hal yang mudah, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum penerbangan.

Dari semua persiapan yang harus dilakukan, ada hal penting lainnya yang wajib diketahui yakni soal usia minimal bayi yang boleh naik pesawat.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia, salah satunya, memiliki aturan terkait usia bayi yang boleh naik pesawat. Berdasarkan situs web resminya, bayi berusia di bawah dua tahun diperbolehkan naik pesawat dengan menaati peraturan yang berlaku.

Peraturan tersebut, di antaranya sebagai berikut: Bayi harus didampingi penumpang yang membayar tiket dewasa. Bayi dan penumpang melakukan perjalanan dalam penerbangan kelas dan tujuan yang sama.

Satu bayi harus didampingi satu penumpang dewasa yang bersedia bertanggungjawab atas bayi tersebut. Selain aturan di atas, terdapat syarat kondisi bayi boleh naik pesawat, yakni berada di atas usia tujuh hari sampai dua tahun,

serta tanpa izin medis atau Medical Information Form (MEDIF).

Baca juga: Usia Berapa Bayi Boleh Naik Pesawat? Hati-hati dengan Tekanan dalam Kabin

Baca juga: Ternyata Penting!, Ini Alasan Kenapa Penumpang Pesawat Wajib Check-in Sebelum Naik Pesawat

Baca juga: Perhatikan 5 Faktor Ini Jika Tidak Ingin Disetop Petugas Keamanan Bandara Saat Naik Pesawat

Jika usia bayi di bawah tujuh hari, diizinkan untuk naik pesawat tapi membutuhkan izin medis atau MEDIF. Bayi yang baru lahir selama kurun waktu baru 48 jam tidak diperbolehkan naik pesawat demi keselamatan dan keamanan.

Peraturan lainnya adalah untuk bayi prematur di Garuda Indonesia. Bayi dengan kondisi tersebut boleh naik pesawat, tapi akan dianggap sebagai Medical Cases (MEDA) dan akan ditangani sebagai penumpang yang memerlukan penanganan khusus. Usia bayi boleh naik pesawat menurut dokter

Ada sejumlah perbedaan pendapat dokter mengenai usia minimal bayi yang diperbolehkan naik pesawat. Namun, menurut dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A kepada Kompas.com, Selasa (18/1/2022), minimal usia bayi boleh naik pesawat adalah di atas satu bulan.

“Ada beberapa dokter yang menyarankan usia tiga bulan, tapi yang jelas jika masih di bawah satu bulan tidak disarankan untuk naik pesawat,” ujar dr. Denta.

Baca juga: Penyebab Telinga Berdenging Ketika Naik Pesawat Serta Cara Mengatasinya

Alasan bayi di bawah satu bulan belum diperbolehkan naik pesawat adalah karena kondisinya yang masih rentan, sehingga masih perlu adaptasi. Selain itu, sistem kekebalan tubuh bayi pada usia tersebut dinilai belum cukup baik karena banyak imunisasi yang belum didapatkan.

“Sistem imun belum begitu settle jadi rentan terjadi infeksi atau gangguan yang bisa memengaruhi kesahatan bayi,” jelasnya. Selain itu, bayi juga akan bertemu banyak orang dari proses check-in hingga naik pesawat.

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Pesawt plat merah itu menebar diskon harga tiket yang cukup besar. dok Kemenparekraf
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Pesawat plat merah itu mempunyai aturan sendiri terkait usia bayi yang boleh naik pesawat. dok Kemenparekraf (dok Kemenparekraf)

Proses tersebut dapat membuat mereka berisiko tertular penyakit. Selain usia, hal penting yang perlu diperhatikan adalah mengecek kesehatan bayi.

Sebelum penerbangan, pastikan bayi berada dalam kondisi sehat. Apabila bayi sedang tidak sehat, mereka bisa mudah gelisah dan rewel selama penerbangan.

Menurut Psikolog jika hal itu terjadi, sebaiknya jangan diajak naik pesawat, apalagi penerbangan jangka panjang.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved