Bingun Mengisi e-HAC Ketika Naik Pesawat, Berikut Panduan Mudah Saat Lebaran 2022

Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran 2022.

Pixabay
Ilustrasi penumpang di Bandara 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran 2022.

Namun masyarakat bisa mudik Lebaran 2022 dengan memenuhi beberapa syarat perjalanan.

Disampaikan oleh Kementerian Kesehatan melalui Digital Transformation Office (DTO), mulai Selasa (5/4/2022), masyarakat yang bepergian naik pesawat diwajibkan mengisi electronic-Health Alert Card (e-HAC) sebagai syarat mudik Lebaran 2022.

Baca juga: Hong Kong Longgarkan Aturan Penerbangan, Tanggal 1 Turis Bisa di Bandara


Kebijakan tersebut diberlakukannya seiring dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 36 Tahun 2022 tentang Petunjuk Perjalanan Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, e-HAC merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dari kartu manual yang digunakan untuk melakukan verifikasi penumpang selama bepergian.

Layanan tersebut wajib digunakan oleh seseorang sebagai langkah awal mendeteksi, mencegah, dan mengendalikan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat melalui Titik Masuk (Bandara, Pelabuhan, dan Pos Perbatasan Daratan).

Baca juga: Perhatikan 5 Faktor Ini Jika Tidak Ingin Disetop Petugas Keamanan Bandara Saat Naik Pesawat


Melansir Kompas.com, e-HAC sebelumnya akan diperiksa di bandara kedatangan, tapi berdasarkan aturan terbaru mulai 3 Maret 2022, pemeriksaan dilakukan saat check in di bandara keberangkatan.

 

Sebelum bepergian naik pesawat, traveler perlu mengisikan e-HAC untuk memasuki bandara.

Adapun data yang perlu diisi yakni:

Baca juga: Melihat Tren Penumpang Terus Naik, Solaria Buka Cabang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan


Tanggal, nomor penerbangan, nama maskapai, bandara keberangkatan, bandara tujuan

Data personal (dapat diisi maksimal 4 orang sekaligus

Pernyataan kesehatan

Riwayat perjalanan

Akan tetapi, anjuran pengisian e-HAC tersebut tidak diwajibkan bagi anak berusia 6 tahun ke bawah yang dibebaskan dari syarat vaksinasi dan tidak wajib melakukan rapid test antigen atau RT-PCR sebagai syarat perjalanan.

 

Chief of DTO Kemenkes RI, Setiaji mengatakan ke depan pemberlakukan pengisian e-HAC sebagai syarat mudik akan berlaku pada seluruh moda transportasi.

"Selain perjalanan udara, aturan pengisian e-HAC juga direncanakan jadi syarat untuk bepergian dengan transportasi darat dan laut pada masa mudik hingga libur Lebaran. Hal ini yang akan diberlakukan setelah dirjen di kementerian terkait mengeluarkan surat edaran yang mengatur hal tersebut," ujar Setiaji.

Setiaji pun berharap dengan diterapkan syarat pengisian e-HAC selama masa mudik dan libur Lebaran 2022 ini dapat mempermudah masyarakat dan petugas di lapangan dalam menjalani proses pengecekan kelayakan perjalanan.

Baca juga: Bandara YIA Akan Buka Rute Penerbangan Internasional, Angkasa Pura I Masih Menunggu Perintah Pusat


"Syarat pengisian e-HAC ini ditujukan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses pengecekan kelayakan perjalanan oleh petugas, sehingga tidak ada penumpukan antrean penumpang saat pemeriksaan," ujar Setiaji.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved