Kabar Gembira, Bagi Wisatawan yang Mau ke London Sudah Tak Perlu Karantina Atau Tes Covid-19

Pemerintah Inggris secara resmi menghapuskan semua larangan dan melonggarkan kebijakan terkait Covid-19 mulai 18 Maret 2022.

VisitLondon
London 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pemerintah Inggris secara resmi menghapuskan semua larangan dan melonggarkan kebijakan terkait Covid-19 mulai 18 Maret 2022.

Kelonggaran kebijakan ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Kerajaan Inggris Raya untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins dalam acara peluncuran UK Destination Update dan Tourism Guidebook di The Langham Hotel Jakarta pada siang ini, Kamis (24/3/2022).

Dalam acara yang bertajuk 'Ayo ke UK!' itu, Owen Jenkins mengatakan bahwa peraturan ini berlaku bagi semua wisatawan.


Baik itu wisatawan yang sudah divaksin penuh maupun wisatawan yang belum divaksin sama sekali.

"Jika Anda akan tiba di Inggris dari pesawat setelah pukul 04.00 waktu setempat pada Jumat, 18 Maret 2022, maka Anda tidak perlu akan terbebas dari sejumlah aturan," ujarnya.

Baca juga: Seorang Wanita di Inggris Membeli Pesawat Bekas untuk Kegiatan Pesta, Harganya hanya Rp 19 Ribu


Selain terkait vaksin, lanjut Owen, wisatawan yang datang ke Inggris kini sudah tidak perlu menjalankan karantina.

Wisatawan juga tidak diwajibkan lagi melakukan hasil tes negatif Covid-19, baik saat pra-perjalanan maupun setibanya di Inggris.

Itu artinya, berlibur ke Inggris kini sudah tak perlu lagi menunjukkan hasil dari tes PCR atau rapid tes antigen.

Meski sudah ada kelonggaran dan beberapa aturan sudah dihapuskan, wisatawan tetap diwajibkan untuk mengisi formulir penumpang Inggris sebelum bepergian.

Beberapa negara juga sampai saat ini masih ada yang masuk daftar merah, jadi sangat disarankan untuk melihat panduan perjalanan sebelum bepergian.

Baca juga: Ditemukan Orang Inggris, Ini Enam Fakta Candi Borobudur


Terdapat juga perbedaan visa perjalanan di perbatasan Inggris lantaran adanya pandemi Covid-19.

Mengutip laman Gov.uk, Kamis (24/3/2022), visa pengunjung standar Inggris saat ini membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk diproses

Hal ini lantaran adanya permintaan global yang cukup tinggi.

Baca juga: Tiket Murah ke Eropa dengan Tarif Mulai Rp 5,8 Juta, Liburan Tahun Baru Imlek 2020 di London

Sehingga wisatawan sangat disarankan untuk melihat waktu tunggu keputusan visa sebelum memulai perjalanan.

Meski demikian, pihak Visa dan Imigrasi Inggris (UKVI) sudah bekerja keras untuk memproses aplikasi sesegera mungkin.

Baca juga: Mulai Tanggal 18 Maret, Inggris Hapus Syarat Masuk Bagi Turis, Tak Pakai Tes Covid-19 Lagi

Setelah diproses, wisatawan akan dihubungi oleh Pusat Aplikasi Visa (VAC) ketika paspor siap diambil.


Selama proses pengajuan visa, wisatawan tidak diharuskan untuk memesan perjalanan apapun sebelum mengajukan permohonan atau sebelum keputusan dibuat atas permohonan.

Jika pihak VAC tak kunjung memproses aplikasi, maka wisatawan berhak mendapatkan pengembalian dana sepenuhnya.

Baca juga: Pangeran William Sering Melanggar Peraturan Penerbangan Kerajaan Inggris, Sering Dianggap A

(TribunTravel/Zed)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved