Mulai Bulan Mei, Selandia Baru Buka Perbatasan Internasional

Setelah 2 tahun ditutup akibat pandemi, Selandia Baru akhirnya kembali membuka perbatasannya.

newzealand.com
Ibukota Selandia Baru, Auckland 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Setelah 2 tahun ditutup akibat pandemi, Selandia Baru akhirnya kembali membuka perbatasannya.

Pembukaan kembali perbatasan Selandia baru tersebut bahkan datang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Mulai 12 April 2022, warga Australia akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Selandia Baru.


Di sisi lain, Selandia Baru juga membuka perbatasannya untuk wisatawan yang sudah divaksinasi dari negara-negara dengan pengaturan bebas visa mulai 1 Mei 2022.

Baca juga: Pebalap MotoGP Jorge Martin Menginap di Salah Satu Hotel Ternama di Lombok, Intip Menu Favoritnya

Seperti halnya Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, Jepang dan Singapura.

Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern, seperti yang dilansir dari laman The National.

"Kami siap menyambut dunia kembali," kata Ardern.

"Selandia Baru akan siap dengan tangan terbuka,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Stuart Nash juga mengatakan bahwa Selandia Baru siap menyambut para wisatawan dari Australia, terutama saat waktu liburan sekolah.

Baca juga: Wisatawan Membayar Rp 250 Saat Berkunjung ke Taman Sari Yogyakarta, Berikut Penjelasan Dispar

"Kami merindukanmu," ungkapnya.

Selandia Baru menerapkan beberapa pembatasan perjalanan paling ketat di dunia pada awal wabah Covid-19 pada tahun 2020.

Kala itu, Ardern langsung menutup perbatasan sebagai tanggapan atas kasus pertama yang dikonfirmasi di negara tersebut.

Langkah ini berhasil menghilangkan virus di Selandia Baru, dengan dua tahun berikutnya hanya ada sedikit kasus yang dilaporkan.

Kini, Selandia Baru siap membuka kembali perbatasannya setelah memvaksinasi penuh lebih dari 95 persen populasi berusia 12 tahun ke atas.

Baca juga: Pergelaran MotoGP Mandalika Semakin Dekat, Garuda dan Citilink Menambah Penerbangan ke Lombok

Sebanyak 72 persen dari mereka juga sudah mendapatkan suntikan ketiga (booster).

Ardern mengatakan, menyambut kembali wisatawan akan memacu pemulihan ekonomi selama sisa tahun ini.

“Ini membawa serta peluang ekonomi yang besar bagi kami, kami akan menjadi pasar yang dicari," ucap Ardern.

Baca juga: Melonggarkan Aturan, Maskapai British Airways Persilahkan Penumpangnya Lepas Masker


"Kami sekarang dikenal secara global tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga aman, jadi kami tahu permintaan kami akan tinggi,” imbuhnya.

Wisatawan dari negara-negara tanpa keringanan visa, termasuk India dan China, tidak akan dapat memasuki Selandia Baru hingga Oktober, meskipun Ardern mengatakan tanggal tersebut akan ditinjau.

“Kami sedang mempertimbangkan bagaimana kami dapat mengajukan kategori visa lain juga,” tuturnya.

Semua wisatawan yang memasuki Selandia Baru akan diminta untuk menyertakan hasil tes PCR negatif.

“Meskipun kami telah menghapus semua aturan karantina perjalanan sehingga wisatawan dapat langsung berlibur, mereka akan diminta untuk menjalani tes sebelum keberangkatan,” pungkas Ardern.

Baca juga: Wanita Asal Australia Terpaksa Batal ke Bali Karena Hal Sepele

(TribunTravel.com/Mym)

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved