Tak Perlu Lagi Karantina Saat Berwisata ke Bali, Catat Waktunya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia melalui Bali akan melakukan uji coba tanpa karantina.

Tribun Bali
Ilustrasi wisatawan berkunjung ke Bali 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia melalui Bali akan melakukan uji coba tanpa karantina.

Syaratnya, PPLN harus sudah memperoleh vaksinasi lengkap dan dosis lanjutan atau booster.

Rencananya, kebijakan ini akan berlaku mulai tanggal 14 Maret 2022.

Baca juga: Pemandangan Laut Nan Indah di Angels Billabong, Disebut Sebagai Bidadarinya Nusa Penida Bali


Adapun beberapa persyaratan yang harus diketahui sebelum datang ke Bali, sebagai berikut:

1. Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang harus menunjukkan pembayaran booking hotel yang sudah dibayar minimal empat hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali bagi warga negara Indonesia (WNI).

2. PPLN yang masuk harus sudah divaksinasi lengkap atau booster.

Baca juga: Tak Hanya Bali, 5 Daerah Ini Miliki Pantai yang Indah, Salah Satunya Terdapat di Kaltim

3. PPLN melakukan entry PCR-test dengan menunggu di kamar hotel hingga hasil tes negatif keluar.

Setelah negatif, PPLN dapat bebas beraktivitas dengan prokes tetap diterapkan.

Baca juga: Meriahkan Perayaan Hari Raya Nyepi, Dufan Gelar Pertunjukan Menari di Dalam Air Selama Dua Hari


4. PPLN kembali melakukan PCR-test di hari ketiga di hotel masing-masing.

Iklan untuk Anda: Anda Wajib Minum Ini! Agar Tensi 120/80 dan Pembuluh Darah Bersih
Advertisement by
5. Event internasional yang akan dilakukan di Bali selama masa uji coba tanpa karantina ini akan menerapkan ketentuan tes antigen tiap hari terhadap peserta tanpa terkecuali.

Baca juga: Buka Sejak Tahun 1991, Seporsi Bakso Rudal Anggrek Dibanderol Rp 21 Ribu

6. Pencabutan kewajiban adanya sponsor/penjamin untuk permintaan e-visa turis karena dinilai memberatkan wisatawan asing yang akan masuk.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, aturan tersebut dapat dipercepat satu minggu jika dalam evaluasi tren kasus menunjukkan hasil yang membaik.

"Karena di Bali kelihatannya kemarin kami lihat selama beberapa minggu terakhir angkanya terus membaik," ujar Luhut usai mengikuti Rapat Terbatas Mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu (27/2/2022).

Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata di Jakarta Utara yang Cocok Mengisi Waktu Liburan Anda

Luhut menambahkan, Bali dipilih sebagai lokasi uji coba percontohan karena tingkat vaksinasi dosis kedua umum yang sudah tinggi dibandingkan provinsi lainnya.

Namun dalam masa persiapan menuju tanggal 14 Maret, pemerintah tetap akan terus mengakselerasi dosis kedua untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) serta vaksinasi booster.

"Jika uji coba di Bali berjalan baik, kami akan perluas kebijakan tanpa karantina di seluruh Indonesia sejak 1 April atau lebih cepat dari 1 April 2022. Namun sekali lagi kebijakan ini akan dilakukan berdasarkan data perkembangan pandemi ke depan," tukasnya.

Karantina Hanya Tiga Hari


Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan karantina bagi PPLN hanya selama tiga hari.

Aturan tersebut berlaku mulai Selasa (1/3/2022) lalu.

Baca juga: Masuk Taman Safari Bogor Dapat Diskon Rp 40 Ribu dengan Mendatangi Boot Ini, Berikut Caranya

"Setelah mendengar masukan dari para pakar dan juga menganalisa data-data yang ada, maka pada 1 Maret mendatang pemerintah hanya akan memberlakukan karantina tiga hari bagi PPLN yang sudah vaksinasi lengkap dan juga booster," ujar Luhut, dikutip dari setkab.go.id.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved