Kembali Buka untuk Wisatawan Mancanegara, Singapore Airlines Perdana ke Bali, Berikut Penjelasannya

Bali mulai dibuka kembali untuk wisatawan mancanegara (wisman) pada Rabu (16/2/2022),

istimewa
Ilustrasi Desa Penglipuran Bali 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Bali mulai dibuka kembali untuk wisatawan mancanegara (wisman) pada Rabu (16/2/2022), dengan penerbangan penumpang internasional pertama setelah hampir 2 tahun tutup akibat Covid-19.

Penerbangan internasional di Bali kembali dibuka setelah pemerintah melonggarkan aturan karantina.

Dalam konferensi pers, Rabu (16/2/2022), Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan pesawat Singapore Airlines yang membawa 109 pelancong internasional dan 47 orang Indonesia mendarat telah di Bali.

Baca juga: Fakta Unik Landmark KW di Tiongkok, Mulai dari Menara Eiffel Sampai Tower Bridge


Turis asing yang baru datang itu harus menjalani karantina selama tiga hingga tujuh hari di salah satu dari 27 hotel yang ditunjuk.

Durasi karantina tergantung dari jumlah dosis vaksin yang diterima.

Bagi yang sudah menerima vaksin booster, mereka hanya perlu karantina selama tiga hari.

"Saya berharap pada awal Maret tidak ada lagi kewajiban karantina bagi wisatawan selama mereka mematuhi persyaratan protokol kesehatan dan menunjukkan hasil tes negatif pada saat keberangkatan dan kedatangan," ujar Wayan dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Berencana Cabut Aturan Pembatasan, Vietnam Siap Sambut Wisatawan Asing di Tengah Pandemi Covid-19

Setiba di bandara Bali, seorang turis Australia, James mengatakan pembukaan kembali Bali merupakan "pertanda bagus" untuk pariwisata Indonesia.

Warga negara Swiss Manuela, yang sering berkunjung ke Bali sebelum pandemi, mengatakan dia sangat menantikan penerbangan pertama ke Pulau Dewata.

"Dua tahun tidak ke Bali itu lama. Setelah teman saya memberitahu Bali akan dibuka, saya langsung mencari penerbangan pertama," katanya.

Singapore Airlines mengatakan akan mengoperasikan penerbangan harian antar negara-kota dan Bali untuk melayani permintaan konsumen.

Baca juga: Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Cara-cara Ini Dapat Membuatmu Nyenyak Saat Tidur


"Maskapai lain termasuk Jetstar Airways yang berbasis di Australia juga sudah bisa mendarat lagi bulan depan," ujar gubernur Bali menambahkan.

"Kami mewaspadai kasus varian Omicron yang masih meningkat, namun selama kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat, kami tidak perlu khawatir," kata Ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Bali Rai Wijaya.

Sebelumnya, Bali telah melakukan uji coba pembukaan perbatasan pada bulan Oktober 2021 bagi negara-negara zona hijau.

Baca juga: Pramugari Punya Tempat Tidur Sendiri di Pesawat, Sekilas Mirip Toilet


Sayangnya pada saat itu tidak banyak turis internasional datang ke Bali karena syarat karantina yang ketat dan masih belum ada penerbangan langsung.

Jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia mencapai rekor pada Selasa (15/2/2022) dengan infeksi harian mencapai 57.000 menurut gugus tugas penanganan Covid-19.

Jumlah ini telah melampaui kasus pada Juli 2021 saat puncak gelombang Delta.

Namun, angka pasien rawat inap dan meninggal dunia jauh lebih rendah.

Baca juga: Potensi Cuan di Pulau Balabalagan, Badan Pomosi Pariwisata Daerah Sebut Bisa Balik Modal 1,5 Tahun

Baca juga: Melihat Potensi Wisata yang Tinggi, Balikpapan Kerjasama dengan Sulbar Terkait Pulau Balabalagan

(TribunTravel.com/tyas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved