Fakta Unik Landmark KW di Tiongkok, Mulai dari Menara Eiffel Sampai Tower Bridge

Ingin melihat Sphinx, Tower Bridge dan Sydney Opera House sekaligus tanpa menunjukkan paspor?

Francois Prost
Menara Eiffel asli (kanan) dan tiruannya (kiri) di Tianducheng, Hangzhou, China. Kawasan ini dengan sengaja menjiplak Kota Paris, Perancis. 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Ingin melihat Sphinx, Tower Bridge dan Sydney Opera House sekaligus tanpa menunjukkan paspor?

Di China, ada replika landmark ikonik dari berbagai negara yang bisa mewujudkan keinginanmu.

Pemandangan ini bisa dijumpai di beberapa kota di China.

Baca juga: Berencana Cabut Aturan Pembatasan, Vietnam Siap Sambut Wisatawan Asing di Tengah Pandemi Covid-19


Dikutip TribunTravel dari laman UNILAD, Kamis (17/2/2022), miniatur landmark dunia ini dibuat pemerintah kota agar warganya tidak perlu pergi ke luar negeri.

Satu di antaranya adalah Tower Bridge di Suzhou.

Di sana kamu bisa menyaksikan imitasi jembatan ikonik London setinggi 131 kaki yang berfungsi sebagai penyeberangan di atas Kolam Yuanhe.

Tempat wisata serupa ditemukan pula di beberapa kota lain di China termasuk Lanzhou.

Di sana terdapat taman hiburan lokal yang membangun replika Parthenon di Athena, Yunani.

Sementara di Kota Chuzhou, kamu bisa menyaksikan replika menara Sphinx besar yang dibangun di atas Great Wall International Tourism Cartoon Creative Park.

Baca juga: Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Cara-cara Ini Dapat Membuatmu Nyenyak Saat Tidur


Lanjut ke Hangzhou, ada mini Paris dengan replika Menara Eiffel yang berukuran setengah dari aslinya.

Supaya suasana Paris yang romantis semakin terasa, di sekelilingnya dibuat bangunan bergaya Eropa lengkap dengan alun-alun tempat publik bersantai.

Sayangnya, penduduk setempat yang ingin berkunjung ke replika Menara Eiffel dan Tower Bridge jaraknya hampir setengah dari aslinya.

Jarak Hangzhou ke Suzhou 160 mil sementara London dan Paris 300 mil.

Baca juga: Pramugari Punya Tempat Tidur Sendiri di Pesawat, Sekilas Mirip Toilet

Perjalanan antara Menara Eiffel Hangzhou dan miniatur Arc de Triomphe di Jiangyan tiga setengah jam, sementara di tempat aslinya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit.

Baca juga: Pramugari Punya Tempat Tidur Sendiri di Pesawat, Sekilas Mirip Toilet


Di tempat lain di Beijing, terdapat replika Sydney Harbour Bridge lengkap dengan replika Sydney Opera House dalam ukuran lebih kecil.

Meski replika landmark dunia yang ada di China terlihat lebih sederhana, tapi banyak wisatawan tertarik mengunjunginya.

Replika ini telah menjadi fasilitas wisata favorit warga setempat dan wisatawan.

Baca juga: Potensi Cuan di Pulau Balabalagan, Badan Pomosi Pariwisata Daerah Sebut Bisa Balik Modal 1,5 Tahun

Sementara itu beberapa waktu lalu pemerintah China mengeluarkan aturan yang melarang praktik membangun replika landmark asing.

Aturan ini dikeluarkan pada April 2020 yang isinya tentang larangan menjiplak, meniru dan menyalin bangunan yang sudah ada.

Pejabat China juga menyerukan agar pemerintah lebih memperkuat kepercayaan budaya.

Baca juga: Melihat Potensi Wisata yang Tinggi, Balikpapan Kerjasama dengan Sulbar Terkait Pulau Balabalagan

Baca juga: DLH Balikpapan Rapikan Pohon di Taman Bekapai, Air Pancur Juga Kembali Dinyalakan

(TribunTravel.com/tyas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved