Aturan Baru Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Mulai Tanggal 1 Maret Mendatang

Simak aturan baru masa karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Rencanya aturan baru PPLN tersebut akan berlaku mulai 1 Maret 2022.

Tribun Medan
Bandara Kualanamu 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Simak aturan baru masa karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Rencanya aturan baru PPLN tersebut akan berlaku mulai 1 Maret 2022.

Pemerintah berencana akan mengurangi masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri menjadi 3 hari per 1 Maret 2022 mendatang.

Baca juga: Mulai Rp 13 Jutaan, Ayana Midplaza Jakarta Sediakan Paket Karantina

Meski demikian. hingga saat ini, kebijakan masa karantina untuk PPLN masih berlaku selama 5 hari.

Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, meskipun sejumlah negara telah menerapkan kebijakan bebas karantina, pemerintah tetap menerapkan kebijakan karantina selama 5 hari bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Pemerintah juga sangat berhati hati dalam menerapkan kebijakan karantika bagi PPLN." kata Luhut dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin, (14/2/2022) dikutip dari Tribunnews.com dengan judul artikel Mulai 1 Maret 2022, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dikurangi Jadi 3 Hari.

"Ketika beberapa negara di dunia sudah menerapkan kebijakan bebas karantina untuk masuk ke negaranya pemerintahan tetap menerapkan kebijakan karantina 5 hari bagi PPLN," tuturnya

Hanya saja pemerintah melakukan sejumlah penyesuaian dalam kebijakan karantina.

Bagi PPLN yang telah mendapatkan suntikan vaksin penguat alias booster maka masa karantina berkurang menjadi 3 hari.

"Dengan syarat diantaranya tetap melakukan entry dan exit test PCR. Exit PCR dilakukan di hari ke-3 di pagi hari dan PPLN dapat keluar ketika hasil negatif keluar," katanya.

Meskipun demian kara Luhut, PPLN yang sudah selesai karantina diimbau tetap melakukan PCR tes Mandiri pada hari ke-5 dan melaporkan kondisi kesehatannya kepada Puskesmas atau faskes terdekat.

Selain itu Luhut menambahkan jika situasi terus membaik pemerintah berencana pada 1 Maret, durasi karantina akan diturunkan menjadi 3 jari untuk seluruh PPLN.

"Lalu jika situasi terus membaik dan vaksinasi terus meningkat tidak tertutup kemungkinan pada 1 April atau sebelum 1 April PPLN tidak akan lagi menerapkan karantina terpusat bagi PPLN," pungkasnya.


Alasan Pemerintah Pangkas Masa Karantina

Pemerintah kembali melakukan penyesuaian kebijakan waktu karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Waktu karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri dari yang sebelumnya tujuh hari kini diubah menjadi lima hari saja.

Namun hal itu hanya berlaku bagi pelaku perjalanan yang telah mendapat vaksinasi dosis lengkap.

Baca juga: Wisatawan Dari Singapura ke Bintan dan Batam Tak Perlu Lagi Karantina, Penjelasan Menparekraf RI

Bagi pelaku perjalanan yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama, maka tetap harus menjalani karantina selama tujuh hari.

“Pemerintah mengubah aturan karantina tujuh hari menjadi lima hari dengan catatan bahwa WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia wajib vaksin lengkap."

"Bagi WNI yang baru melaksanakan vaksinasi dosis pertama tetap harus menjalani karantina tujuh hari,” kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konferensi pers virtual yang dilaksanakan secara virtual di Bali, Senin (31-1-2022).

Alasan Dipangkas jadi 5 Hari

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved