Kisah Orang yang Menemukan Pesan dalam Botol, Mulai dari Penumpang Titanic hingga Ramuan Cinta

Sejak orang Yunani kuno memulai kebiasaan pada abad ketiga SM untuk mempelajari arus air, diperkirakan lebih dari enam juta pesan

atlantios/pixabay
Ilustrasi pesan dalam botol 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Sejak orang Yunani kuno memulai kebiasaan pada abad ketiga SM untuk mempelajari arus air, diperkirakan lebih dari enam juta pesan telah dimasukkan ke dalam botol dan dijatuhkan ke laut.

Satu persatu pesan dalam botol berhasil ditemukan.

Pesan-pesan di dalam botol memiliki kisahnya tersendiri.

Baca juga: Agen Real Estate Bayar Orang Rp 3,6 Juta Sehari untuk Tinggal di Rumah Angker, Tertarik?


Dilansir dari dailystar, 5 kisah di balik pesan dalam botol yang ditemukan.

1. Kebetulan yang tragis

Pada tahun 1784 pelaut Jepang Chunosuke Matsuyama dan 43 orang lainnya terdampar di sebuah pulau Pasifik Selatan.

Dia mengukir pesan di sebatang kayu kelapa, memasukkannya ke dalam botol, dan melarungnya ke laut, berharap bantuan.
Sayangnya, mereka tidak pernah diselamatkan.

Botol itu ditemukan pada tahun 1935, terdampar di desa Hiraturemura di Jepang tempat Matsuyama dilahirkan.

2. Ramuan cinta

Baca juga: Tertangkap Kamera Petugas Menggelindingkan Koper Dari Pintu Pesawat, Berikut Penjelasan Lion Air


Pelaut Swedia yang jatuh cinta, Ake Viking, menaruh pesan di dalam botol yang disumbat pada tahun 1956 "kepada seseorang yang cantik dan jauh."

Dua tahun kemudian dia menerima surat dari seorang gadis Sisilia bernama Paolina, yang menulis, ”Saya tidak cantik, tetapi tampaknya sangat ajaib bahwa botol kecil ini telah menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk mencapai saya sehingga saya harus mengirimkan jawaban kepada Anda. ”

Pasangan itu akhirnya menikah.

Baca juga: Perayaan Imlek di Taman Safari Bogor ada Atraksi Barong Sai Selama Bulan Februari

3. Keajaiban mengambang

Saat dalam pelayaran 1979 ke Hawaii, orang Amerika Dorothy dan John Peckham melemparkan botol sampanye dari kapal dengan catatan di dalamnya meminta penemu untuk menulis kembali.


Mereka akhirnya mendapat balasan dari pria Vietnam Hoa Van Nguyen.

Dia mengambilnya 9.000 mil jauhnya, saat menaiki di perahu kecil mencoba melarikan diri dari rezim komunis negara itu.

Dia memberi tahu keluarga Peckham bahwa temuan itu memberinya kekuatan untuk melanjutkan dan kemudian menetap di AS dengan bantuan pasangan itu.

Baca juga: Selain Lentera yang Wajib ada Saat Perayaan Imlek, Kelima Pernak-pernik Ini Bisa Jadi Rekomendasi

4. Kisah yang menyentuh

Pada 2002 seorang teman penulis Karen Liebreich menemukan botol berbentuk tetesan air mata di sebuah pantai di Kent.

Di dalamnya ada sepucuk surat tanpa nama dari seorang wanita Prancis, kepada putranya yang berusia 13 tahun yang telah meninggal.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved