15 Tradisi yang Dilarang Selama Perayaan Imlek, Salah Satunya Hindari Minum Obat

Orang Tionghoa percaya Tahun Baru Imlek adalah awal tahun baru.Jadi apa yang kamu lakukan selama waktu itu akan mempengaruhi keberuntunganmu

Tribunnews/Herudin
Warga keturunan Tionghoa melakukan ibadah sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2572 di Wihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin), Jakarta, Jumat (12/2/2021). 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Orang Tionghoa percaya Tahun Baru Imlek adalah awal tahun baru.

Jadi apa yang kamu lakukan selama waktu itu akan mempengaruhi keberuntunganmu di tahun mendatang.

Ada banyak tradisi Tahun Baru Imlek tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Baca juga: Sejarah Kata Imlek Serta 10 Ucapan Selamat Tahun Baru Tiongkok


Dilansir dari laman chinahighlights via TribunTravel, beberapa hal yang tabu dilakukan saat Tahun Baru Imlek.

1. Hindari minum obat

Tabu bagi seseorang untuk menyeduh jamu atau minum obat pada hari pertama tahun lunar, jika tidak, diyakini dia akan sakit selama satu tahun penuh.

Di beberapa tempat, setelah bel mengumumkan Tahun Baru di tengah malam, orang sakit memecahkan gallipot mereka (tempayan obat) dengan keyakinan bahwa kebiasaan ini akan mengusir penyakit di tahun mendatang.

2. Jangan menyapu atau membuang sampah

Tindakan menyapu pada hari Tahun Baru Imlek dikaitkan dengan menyapu kekayaan.
Membuang sampah melambangkan membuang rejeki atau keberuntungan dari rumah.

Baca juga: Kembang Api Hingga Lentera, Berikut Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek 2022

3. Tidak boleh berucap buruk

Tak seorang pun ingin mendengar kata-kata dengan makna negatif selama periode Tahun Baru Imlek.

Hindari mengucapkan kata-kata yang berhubungan dengan kematian, penyakit, kemiskinan, hantu, dll.

Orang-orang menggantinya dengan eufemisme jika mereka perlu membicarakan topik seperti itu, misalnya mengatakan “seseorang telah pergi” daripada “seseorang meninggal”.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Pesawat Terjangkau Tujuan Jakarta-Surabaya Saat Imlek, Mulai Dari Rp 500 Ribuan

4. Jangan makan bubur dan daging untuk sarapan

Baca juga: Resep Muffin Karamel Kue Keranjang, Camilan Favorit untuk Tahun Baru Imlek


Bubur tidak boleh dimakan saat Tahun Baru Imlek, karena dianggap hanya orang miskin yang makan bubur untuk sarapan, dan orang tidak ingin memulai tahun "miskin" karena ini adalah pertanda buruk.

Selain itu, daging tidak boleh dimakan saat sarapan untuk menghormati dewa (Buddha) (yang diyakini menentang pembunuhan hewan).

Baca juga: Daftar Harga Tiket Pesawat Terjangkau Tujuan Jakarta-Surabaya Saat Imlek, Mulai Dari Rp 500 Ribuan

5. Hindari mencuci rambut dan potong rambut

Rambut tidak boleh dicuci pada Hari Tahun Baru Imlek.

Dalam bahasa Mandarin, hair (发, fa ) memiliki pengucapan yang sama (dan memang karakternya sama) dengan fa in facai (发财), yang berarti 'menjadi kaya'.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved