Terinspirasi dari Sebuah Buku, Grama Sphere Menawarkan Suasana Nongkrong Tiga Segmen.

Ingin ngopi dengan suasana yang berbeda di Medan? Ada satu kafe kopi yang menawarkan pemandangan unik bagi pengunjung. Namanya Gramma Sphere.

Instagram @gramasphere
Churros di Gramasphere 

TRIBUNKALTIMTRAVEL.COM - Ingin ngopi dengan suasana yang berbeda di Medan?

Ada satu kafe kopi yang menawarkan pemandangan unik bagi pengunjung.

Namanya Gramma Sphere.

Baca juga: Tersesat di Gara-gara Google Maps, Pria Rusia ini Tidak Seberuntung dengan Keluarga dari Balikpapan


Grama Sphere berlokasi di Jalan Sei Serayu Nomor 54 C Medan, Sumatera Utara.

Apa yang membuat Grama Sphere berbeda dibanding kafe kopi lainnya di Medan adalah konsep bangunannya yang unik.

Konsep bangunan Grama Sphere ini menggambarkan bagaimana supaya manusia hidup berkualitas.

Bangunan ini juga memiliki ciri khas tersendiri, berwarna putih dan latar foto yang cantik.

Corak dan konsep ini lah yang menjadi pembeda Grama Sphere dengan cafe-cafe lain di Kota Medan.

Aan Nasution, Manager Grama Sphere, mengatakan pembangunan cafe ini terinspirasi dari buku The Blue Zones of Happiness.

Baca juga: Sejarah Kata Imlek Serta 10 Ucapan Selamat Tahun Baru Tiongkok

Buku yang menceritakan bagaimana cara manusia sebagai makhluk hidup bahagia dan berumur panjang dianalogikan dengan hewan kura-kura yang memiliki umur lebih dari 100 tahun, menjadi inspirasi bagi Aan membuat gambar kura-kura sebagai logo cafe yang ditanganinya.

"Jadi tempurung kura-kura ini menjadi ide logo Grama Sphere," ucap Aan.

Berdirinya coffee shop ini, kata Aan berawal dari ketertarikan timnya terhadap kopi dan suasana yang kerap mereka rasakan saat berada di coffe shop.

Baca juga: Diduga Ingin Terbang Gratis ke Belanda, Seorang Pria Menyusup ke Roda Pesawat

Dari sinilah niat Aan dan rekan-rekannya timbul membuat cafe yang berbeda, meski perlu proses yang cukup lama untuk mendirikan Cafe Manager Gramma Sphere.

Aan mengatakan, Grama Sphere ini ada mulai dari bulan Desember 2021.

Baca juga: Viral di TikTok Warga Temukan Gurita Cincin Biru di Laut, Diduga Beracun dan Berbahaya


Aan sebelumnya sudah pernah menangani beberapa cafe dan terakhir di Grama Sphere.

Dalam menentukan tema, awalnya Aan dan rekannya kesulitan.

Tema tentu harus mereka pertimbangkan secara matang demi targer pasar, hingga akhirnya menghasipkan Gramma Sphere .

Dalam menentukan logo Grama Sphere, Aan bersama tim meriset terlebih dahulu dengan membaca beberapa buku, termasuk the blue zones of happiness.

"Untuk konsep bangunannya klasik modern yang mengarah pada konsep quality of live, terinspirasi juga dari buku the blue zones of happiness pengarang dan buettner.

Baca juga: Viral di TikTok Warga Temukan Gurita Cincin Biru di Laut, Diduga Beracun dan Berbahaya

Menceritakan bagaimana cara kita sebagai makhluk hidup bahagia dan berumur panjang, dalam hal ini umur panjang di analogikan dengan hewan kura-kura yang memiliki umur lebih dari 100 tahun.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved