Filosofi Nasi Tumpeng, Identik dengan Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai cara seperti upacara bendera, lomba-lomba dan menyajikan nasi tumpeng.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai cara seperti upacara bendera, lomba-lomba dan menyajikan nasi tumpeng. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ternyata ini 3 fakta unik nasi tumpeng, Identik dalam perayaan Hari kemerdekaan Indonesia

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus selalu meriah.

Masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai cara seperti upacara bendera, lomba-lomba dan menyajikan nasi tumpeng.

Nasi tumpeng memang sering digunakan dalam berbagai perayaan di Indonesia.

Mengutip Kompas.com, Dr Ari Prasetiyo, S.S., M.Si., dosen Sastra Jawa Universitas Indonesia menjelaskan sejarah sampai makna nasi tumpeng terutama pada perayaan hari Kemerdekaan Indonesia.

Berikut penjelasannya.

1. Puncak Mahameru dan konsep Ketuhanan

Nasi tumpeng punya makna sebagai representasi antara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan sesamanya.

Hal itu berkaitan dengan nasi tumpeng yang berbentuk kerucut jadi representasi dari puncak gunung atau konsep Ketuhanan.

Dalam Kitab Tantupanggelaran (kitab dari zaman Majapahit) diceritakan saat Pulau Jawa berguncang, Batara Guru dalam konsep Hindu memerintahkan membawa puncak Mahameru di India untuk menstabilkan Pulau Jawa dan jadilah Gunung Semeru di Jawa Timur.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved