Tips Memberi ASI bagi Ibu yang Terinfeksi Covid-19

Di masa pandemi ini, banyak ibu yang kesulitan memberikan ASI akibat terpapar Covid-19.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Di masa pandemi ini, banyak ibu yang kesulitan memberikan ASI akibat terpapar Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pekan ASI (air susu ibu) Sedunia yang diperingati setiap 1-7 Agustus merupakan salah satu upaya untuk mendukung para ibu agar dapat memberikan ASI yang berkualitas pada bayi mereka.

Terlebih, di masa pandemi ini, banyak ibu yang kesulitan memberikan ASI akibat terpapar Covid-19.

Dokter spesialis obgyn dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH memberikan pandangannya tentang hal ini.

Dia mengatakan, ibu yang terapapar Covid-19 masih bisa memberikan ASI dengan beberapa syarat sebagai berikut.

• Ibu yang positif Covid-19

Bagi ibu yang sudah diketahui memiliki hasil positif Covid-19, maka tidak dianjurkan untuk memberikan ASI secara langsung, dan hanya bisa memerah ASI saja.

ASI yang sudah diperah ini dapat diberikan kepada bayi dengan kehati-hatian.

Mulai dari mensterilkan pompa, hingga melapisi tempat susu dengan lapisan plastik.

"Tempat susu ini harus diberikan pada bayi dengan cara tertentu yakni dimasukkan ke dalam plastik khusus," ungkap dia seperti dikutip dari akun YouTube OVIS UI.

"Sehingga, orang yang nanti memegangnya tidak langsung terpapar oleh virus corona dari ibu yang memberikan ASI," sambung dia.

• Ibu positif Covid-19 tanpa gejala

Sementara itu, Dr Dwiana mengungkapkan, bagi bu yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala atau OTG bisa memberikan ASI secara langsung, namun harus tetap berhati-hati.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved