Apa Saja Penyebab Kram Perut Sebelum Menstruasi?

Sebagian perempuan mengalami sedikit kram perut. Namun, apakah kram seminggu sebelum haid termasuk hal yang umum terjadi?

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Sebagian perempuan mengalami sedikit kram perut. Namun, apakah kram seminggu sebelum haid termasuk hal yang umum terjadi? 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekitar satu atau dua minggu sebelum menstruasi dimulai, kita mungkin mengalami sejumlah gejala yang disebut sindrom pramenstruasi (PMS). Gejala umum yang dirasakan seperti, sakit kepala, mood tidak stabil, atau kembung.

Sebagian perempuan mengalami sedikit kram perut. Namun, apakah kram seminggu sebelum haid termasuk hal yang umum terjadi?

Menurut Reza Askari, MD, seorang dokter kandungan-ginekologi di San Pedro, California, kram seminggu sebelum haid tidak begitu umum terjadi, karena periode ini terlalu dini untuk mengalami kram pramenstruasi, yang disebut dismenore.

Dismenore terjadi ketika senyawa kimia di lapisan rahim yang disebut prostaglandin dilepaskan dan menyebabkan rasa sakit. Ini biasanya terjadi tepat sebelum menstruasi dimulai dan dapat berlanjut ke beberapa hari pertama menstruasi wanita.

Nah, berikut ini adalah sejumlah kemungkinan yang menjadi penyebab kram sebelum menstruasi.

1. Infeksi saluran kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih dan infeksi kandung kemih terkadang dapat menyebabkan rasa sakit di perut.

2. Endometriosis

Nyeri adalah gejala umum dari kondisi endometriosis, dimana ini terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim mulai tumbuh di luar rahim.

Ini sering menyebabkan periode haid yang sangat menyakitkan bagi banyak wanita, tetapi rasa sakitnya juga bisa mulai beberapa hari sebelumnya.

3. Adenomyosis

Adenomyosis terjadi ketika jaringan endometrium dari lapisan rahim mulai tumbuh ke dinding rahim.

Kondisi ini tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Tetapi beberapa wanita mengalami nyeri tajam di perut mereka selama menstruasi, dan beberapa juga mengalami nyeri panggul kronis yang bisa terasa seperti kram.

4. Fibroid

Fibroid adalah pertumbuhan jaringan otot rahim yang berkembang di dinding rahim. Fibroid biasanya jinak, tetapi juga dapat menyebabkan rasa sakit dan kram.

5. Sembelit

Kram atau nyeri tajam di perut kita juga bisa menjadi tanda bahwa kita sedang mengalami sembelit. Jika kita juga merasa kembung, selain kram, ini bisa menjadi petunjuk bahwa kita sedang sembelit.

6. Kram pasca-coital

Jika baru saja berhubungan seks, bisa saja ini membuat beberapa otot atau ligamen tertarik, lalu ini dapat menyebabkan kram atau nyeri di panggul atau vagina. Selain itu, kemungkinan kita juga bisa mengalami kram setelah orgasme.

7. Kista

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved