4 Langkah Menjelaskan Soal Vaksin Covid-19 Pada Anak

Berikut adalah empat langkah yang bisa dilakukan orangtua untuk menjelaskan soal vaksin Covid-19

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Berikut adalah empat langkah yang bisa dilakukan orangtua untuk menjelaskan soal vaksin Covid-19 

4 Langkah Menjelaskan Soal Vaksin Covid-19 Pada Anak

TRIBUNKALTIM.CO - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12 sampai 17 tahun mulai dilakukan sejak 1 Juli. Pemerintah akan memberikan vaksin Sinovac kepada sekitar 32,6 juta anak.

Pelaksanaan vaksinasi ini diharapkan dapat menekan kasus penularan Covid-19 pada anak. Belakangan, jumlah kasus Covid-19 pada anak-anak memang meningkat, disinyalir karena penyebaran varian Delta yang jauh lebih mudah dan berbahaya.

Program vaksinasi akan mulai dilakukan di DKI Jakarta dan menyusul ke berbagai daerah lainnya. Para orangtua dianjurkan untuk segera mendaftarkan anaknya untuk bisa mendapatkan perlindungan ini.

Kini saatnya bagi orangtua untuk mempersiapkan anaknya agar segera mendapatkan vaksin. Meskipun berita soal Covid bertebaran sepanjang hari, tidak semua anak dan remaja benar-benar paham akan kondisi saat ini termasuk soal pentingnya vaksin.

Berikut adalah empat langkah yang bisa dilakukan orangtua untuk menjelaskan soal vaksin Covid-19 pada buah hatinya, berdasarkan panduan UNICEF.

  • Pastikan informasi yang kita miliki up to date

Persiapkan diri dengan memperkaya diri dengan informasi, berita dan data soal Covid-19 dan vaksin anak yang tersedia. Pemahaman yang tepat akan mempermudah kita mengajari dan mempersiapkan anak soal vaksinasi ini.

Pastikan kita bisa menjawab semua pertanyaan dari anak tentang hal tersebut. Sebagai bekal, kita bisa mempelajari sejumlah materi yang khusus dibuat untuk anak termasuk oleh video di kanal Youtube UNICEF.

  • Tanya dan dengarkan pendapat anak

Tanyakan pada anak tentang pemahaman yang mereka miliki soal vaksin Covid-19. Biarkan mereka bercerita soal apa yang telah mereka dengar, baca dan ketahui.

Simak tanggapan mereka dengan sepenuh hati dan bebaskan anak untuk mengutarakan semua kekhawatirannya. Penting untuk sepenuhnya terlibat dan menganggap serius ketakutan apa pun yang mereka miliki.

 

Bersabarlah jika ada pemahaman anak yang tidak tepat. Pandemi dan informasi salah yang banyak bertebaran telah menyebabkan banyak kekhawatiran dan ketidakpastian bagi semua orang.

Beri tahu mereka bahwa mereka selalu dapat berbicara dengan Anda atau orang dewasa tepercaya lainnya tentang kekhawatiran mereka.

  • Bersikap jujur

Anak kita punya hak untuk mendapatkan informasi yang benar soal apa yang sedang terjadi termasuk soal vaksinasi. Namun sampaikan hal tersebut dengan kalimat yang mudah dipahami dan dicerna sesuai usianya.

Ingatlah bahwa anak-anak maupun remaja mengambil isyarat emosional mereka dari orang dewasa di sekitarnya. Tunjukkan bahwa orangtuanya benar-benat bisa menjadi pihak yang dipercaya atas berbagai kecemasan dan ketakutannya.

Lakukan sejumlah kegiatan bersama untuk mengurangi perasaan negatif itu termasuk menyimak berita soal vaksin pada anak yang sudah dilakukan.

Di sisi lain, kita dianjurkan untuk tidak terlalu menampakkan ketakuran atau kecemasan apapun kepada anak agar mereka tetap nyaman dan tenang.

  • Jawab semua pertanyaan anak

Sudah sewajarnya jika anak punya banyak pertanyaan soal vaksin yang harus mereka jalani. Jawab pertanyaan tersebut dengan detail dan jelas agar tidak ada informasi yang tertinggal.

Jika kita kesulitan menjawabnya, jangan mengarang atau menebaknya jawabannya. Hal ini bisa menjadi sesuatu yang fatal apalagi jika terbukti tidak tepat.

UNICEF telah memberikan panduan untuk sejumlah pertanyaan anak terkait vaksin Covid-19 termasuk soal cara kerjanya, keamanannya, dan efek sampingnya.

Kebanyakan anak mungkin akan takut dengan rasa sakitnya karena harus disuntik. Jelaskan bahwa rasanya hanya seperti dicubit sesaat namun manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan sakit yang dirasakan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved