Tips Mengembalikan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

Pasien yang terinfeksi Covid-19 memiliki risiko tinggi mengalami penurunan saturasi oksigen, dan dapat berakibat fatal

Editor: Geafry Necolsen
AFP
Pasien yang terinfeksi Covid-19 memiliki risiko tinggi mengalami penurunan saturasi oksigen, dan dapat berakibat fatal. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasien yang terinfeksi Covid-19 memiliki risiko tinggi mengalami penurunan saturasi oksigen, dan dapat berakibat fatal yakni kematian.

Untuk mengurangi risiko kematian akibat penurunan saturasi oksigen atau kadar oksigen dalam darah, umumnya pasien mencari bantuan dengan penggunaan tabung oksigen.

Tetapi, di tengah kondisi melonjaknya kasus Covid-19 dan menyebabkan banyak rumah sakit di berbagai daerah sudah hampir kolaps, membuat tabung oksigen juga semakin langka dan sulit didapatkan oleh pasien Covid-19 yang membutuhkan.

Oleh karena itu, ahli menyarankan untuk belajar melakukan posisi prone atau proning agar dapat membantu meningkatkan kembali saturasi oksigen di dalam tubuh.

Baca juga: Apakah Aerator Akuarium Bisa untuk Pasien Covid-19 yang Butuh Oksigen? Ini Kata Ahli

Nilai normal saturasi oksigen menunjukkan berapa baik fungsi paru, jantung, dan sistem peredaran darah Anda. 

Kadar oksigen normal adalah berkisar 95 sampai 100 persen. Ini artinya, hampir semua sel darah merah mengangkut oksigen dan tidak ada hambatan dalam sistem peredaran darah. 

Pada beberapa orang dengan penyakit paru kronis biasanya memiliki kadar yang lebih rendah, yaitu sekitar 90 sampai 94 persen. Contoh penyakit paru kronis adalah asma dan emfisema. 

Sedangkan, nilai saturasi di bawah itu yakni 94 ke bawah dikategorikan hipoksia atau kekurangan oksigen. 

Jika Anda mengalami hipoksia, maka Anda harus segera mendapatkan bantuan oksigen untuk tubuh Anda, agar tubuh masih bisa berfungsi dengan baik. 

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Dokter Bingung Memutuskan Pasien Mana yang Diberi Oksigen

Cara melakukan proning yang benar

Dokter Spesialis Paru (Pulmonologi dan Respiratori) di RS Primaya Hospital Karawang, dr Nurhayati SpP(K) membenarkan, bahwa posisi prone atau proning bisa membantu pasien Covid-19 dalam keluhan saturasi oksigen yang menurun.

"Iya benar (Proning) dapat meningkatkan ventilasi paru, meningkatkan perfusi paru, juga volume akhir ekspirasi dan pemerataan volume tidal," kata Nurhayati kepada Kompas.com, Minggu (4/7/2021).

Proning adalah teknik yang terbukti secara medis dapat membantu menambah jumlah oksigen.

 

Proning ini baik dilakukan oleh pasien Covid-19 yang bergejala ringan maupun sedang, supaya menekan risiko terjadinya perburukan atau gejala yang berat akibat infeksi virus SARS-CoV-2 tersebut did alam tubuh.

Namun, proning ini juga bisa atau dianjurkan kepada pasien Covid-19 yang bergejala berat, untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen yang dialaminya.

Salah satu contoh dari manfaat Proning ini dialami oleh Vidya Devi, perempuan berusia 82 tahun di India. Dengan saturasi oksigen (O2) di bawah 72 persen, ia berhasil menjadi penyintas Covid-19 dengan teknik proning.

Adapun, berikut beberapa posisi prone atau proning yang benar dan bisa Anda lakukan, tetapi tetap sembari mengecek saturasi oksigen Anda:

1. Posisi 1 (prone positioning)

Tidurlah dengan posisi terungkap. Siapkan 3 buah bantal untuk diletakkan di beberapa posisi berikut.

Bantal 1, diletakkan di bawah tulang leher Anda.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved