Memutar Setir Saat Mobil Diam, Merusak Power Steering? Begini Faktanya

Power steering merupakan salah satu komponen dalam mobil yang sistem kerjanya dapat memudahkan pengemudi untuk memutar kemudi mobil.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Power steering merupakan salah satu komponen dalam mobil yang sistem kerjanya dapat memudahkan pengemudi untuk memutar kemudi mobil. 

Memutar Setir Saat Mobil Diam, Merusak Power Steering? Begini Faktanya

TRIBUNKALTIM.CO - Power steering merupakan salah satu komponen dalam mobil yang sistem kerjanya dapat memudahkan pengemudi untuk memutar kemudi mobil.

Dengan bantuan power steering, kemudi akan lebih ringan jika dibandingkan dengan mobil yang belum menggunakan power steering.

Ada dua jenis power steering berdasarkan penggeraknya. Yang pertama yakni power steering hidrolik dan elektrik power steering (EPS).

Baca juga: Cara Aman Berkendara Sepeda Motor, untuk Para Hijabers

Banyak yang beranggapan bahwa memutar setir pada saat posisi mobil diam dianggap dapat merusak power steering. Di sisi lain, ada juga yang beranggapan bahwa hal tersebut tidak akan merusaknya.

 

Menanggapi hal tersebut, Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM, Didi Ahadi, mengatakan, memutar setir pada saat mobil dalam kondisi diam atau mesin mati bisa saja dapat merusak power steering.

 

"Ada benarnya juga, jadi kalau misal kendaraan diam otomatis setir akan terbebani dengan beban kendaraan, jadi agak lebih berat. Lain halnya jika mobil dalam keadaan terangkat diatas lift atau posisi bergerak," kata Didi kepada Kompas.com.

Baca juga: Penyekatan di Jalan Tol Diperpanjang hingga 25 Juli 2021

Didi juga mengatakan, dengan adanya beban dari kendaraan pada saat diam maka mekanisme setir akan lebih bekerja keras. Maka dari itu jangan biasakan memutar setir dalam kondisi diam atau mesin mati.

Baca juga: Hindari Parkir Mobil di Bawah Terik Matahari, Berdampak Buruk Terhadap Mobil dan Juga Kesehatanmu

Baca juga: Bahaya Merokok di dalam Mobil, Kadar Racun Meningkat 23 Kali Lipat

"Kalau untuk keadaan darurat tidak masalah, asalkan pada saat menggerakkan setir jangan pada kondisi mesin mati supaya tidak merusak komponen-komponen yang ada di steering system," ucap Didi.

Baca juga: Penyekatan di Jalan Tol Diperpanjang hingga 25 Juli 2021

Hal ini dikarenakan ada jenis mekanisme power steering yang mengandalkan putaran mesin untuk menggerakkannya. Didi mengatakan, power steering yang menggunakan sistem hidrolik atau fluida akan lebih bermasalah jika setir diputar dalam keadaan mesin mati.

"Kalau sistem power steering yang masih mengunakan fluida (hidrolik), pompa yang digunakan untuk mengalirkan cairan yang menggerakkan power steering akan bekerja mengikuti perputaran mesin, jika mesin mati dan dipaksakan akan rawan terjadi kebocoran," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved